Cara Membuat Order

Market Order

Yang dimaksud dengan market order adalah, anda melakukan sebuah transaksi baik membeli pada harga ask atau menjual pada harga bid dengan harga yang berlaku saat itu juga.

Misalkan saja begini : Bila anda melihat di pasangan mata uang GBP/USD 1.5935/1.5939 , ini artinya bila anda melakukan buy pada pasangan mata uang GBP/USD maka harga yang anda dapat dari broker adalah 1.5939, dan bila anda melakukan sell, maka harga yang anda dapat dari broker bila menggunakan GBP/USD adalah 1.5935.

Pending Order 

Yang dinamakan pending order adalah sebuah order yang bisa membuka posisi buy atau sell secara otomatis, bila harga yang sudah di order sebelumnya tersentuh. Jika ternyata harga belum tersentuh maka pending order akan aktif terus, sampai harga yang di order tercapai.

Untuk pending order ini dapat dikelompokkan menjadi 2 jenis, yatu Pending Order Stop dan Pending Order Limit. Kedua kelompok ini dibedakan atas waktu open posisinya.

Untuk Stop Order Buy dilakukan bila anda memprediksi bahwa market akan bergerak lebih tinggi jika menembus suatu batasan harga tertentu yang lebih tinggi dari harga sekarang, dan anda ingin membuka posisi buy pada saat pasar mencapai harga/batasan tersebut.

Dan gunakan stop order bila anda memprediksi jika market nantinya akan turun terus ke bawah, dan bila menembus suatu batasan harga tertentu yang lebih rendah dari harga sekarang, dan anda ingin membuka posisi sell pada saat pasar mencapai batasan itu.

Untuk Limit order buy jika anda telah memprediksi bahwa setelah ini pasar akan memantul ke atas, jika telah menyentuh batasan harga tertentu yang lebih rendah dari harga sekarang, dan anda ingin open posisi buy pada saat pasar sudah menyentuh batasan itu.

Dan sebaliknya bila anda menggunakan Limit order sell, maka anda sebelumnya memprediksi pasar akan terjadi pembalikan arah ke bawah, jika telah menyentuh suatu batasan harga tertentu yang lebih tinggi dari harga sekarang, dan anda ingin open posisi sell pada saat pasar telah menyentuh batasan itu.

Masa aktif Pending Order

Kondisi market itu selalu saja berubah-ubah, tidak dapat ditentukan dengan pasati, sehingga walaupun kita telah memprediksi arah market akan terus turun, tetapi ternyata prediksi kita salah, sehingga order pending lama tidak akan tereksekusi, atau bahkan telah tereksekusi namun di keadaan pasar yang tidak kita harapkan. Nah, untuk mensiasatinya kita mempunyai 3 pilihan untuk menyeting waktu pending order kita, yaitu :

  1. GTC ( Good Till Cancelled)

Good till cancelled ini mempunyai arti bahwa pending order akan terus aktif tanpa ada batasan waktu hingga kita membatalkannya, GTC ini menjadi default dari pending order.

  1. GTD ( Good Till Date )

Good till date ini berarti pending order akan tetap aktif sampai batas waktu yang telah kita tentukan.

  1. OCO ( Order Cancels Other )

Order cancels other ini mempunyai arti jika kita mengorder 2 pending order sekaligus, dan apabila salah satu diantaranya telah terkeksekusi maka secara otomatis order kita yang satunya akan dibatalkan.

Demikianlah penjelasan mengenai market order dan pending order, untuk lebih jelasnya anda bisa langsung menggunakan akun demo sebagai sarana belajar dan mencoba berbagai fitur. Banyak fasilitas ataupun fitur yang sudah meta trading sediakan agar mempermudah transaksi namun terkadang trader tidak mau membuka-buka dan mencoba sehingga tidak tahu ada cara yang mudah untuk melakukan trading. Semoga bermanfaat ! (yn)

Speak Your Mind

*

*