Bursa Seoul Maret Naik 2,7 Persen, Q1-2017 Melonjak Hampir 6 Persen

Pada penutupan perdagangan bursa saham Korea Selatan Jumat (31/03), indeks Kospi berakhir tergelincir 4,41 poin atau 0,2 persen, ke 2,160.23. Pasar saham Korea Selatan ditutup turun tertekan penurunan produksi industri.

Produksi industri Korea Selatan anjlok terendah lebih dari delapan tahun, data pemerintah menunjukkan pada hari Jumat (31/03), menghapus keuntungan yang terlihat di bulan sebelumnya dan terseret oleh produksi semikonduktor.

Dalam hal bulanan, produksi pabrik kontraksi  3,4 persen pada Februari dari bulan sebelumnya, menandai penurunan paling tajam sejak akhir 2008 ketika produksi anjlok 10,6 persen. Sebuah jajak pendapat Reuters memproyeksikan produksi akan menunjukkan pertumbuhan dari bulan sebelumnya.

Lihat : Produksi Industri Februari Korea Selatan Jatuh Terendah 8 Bulan

Analis menyatakan Investor mengambil pendekatan menunggu dan melihat menjelang rilis proyeksi laba Samsung Electronics dan beberapa peristiwa penting lainnya seperti pertemuan puncak AS-China dan laporan ekspor Maret.

Mata tertuju pada pertemuan puncak antara pemimpin kedua kekuatan ekonomi dijadwalkan untuk April 6-7, yang pertama sejak Presiden AS Donald Trump dilantik. Dari dalam negeri, Samsung diperkirakan mengumumkan pratinjau laba kuartal pertama, dengan perusahaan besar lainnya untuk mengikutinya.

Saham No 1 perusahaan baja POSCO ditutup naik 2,46 persen menjadi 291.000 won, saham Hyundai Marine & Fire Insurance melompat 2,64 persen menjadi 35.000 won.

Sebaliknya, saham kapital terbesar Samsung Electronics turun 1,86 persen menjadi 2.060.000 won dan saham No 3 operator seluler LG Uplus kehilangan 3,38 persen menjadi 14.300 won.

Mata uang lokal berakhir pada 1,118.40 menang melawan greenback, turun 1,2 won dari penutupan Kamis.

Untuk minggu ini Indeks Kospi melemah -0,40 persen, sedangkan selama bulan Maret melonjak 2,74 persen. Kenaikan tajam bursa Seoul terdukung meredanya ketidakpastian politik, setelah akhirnya Mahkamah Konstitusi Korea Selatan mengabulkan permintaan parlemen untuk melengserkan Presiden Korea Selatan atas tuduhan kolusi dan korupsi. Kenaikan juga didukung dengan melonjaknya saham Samsung mencapai rekor tertinggi.

Untuk bulan Februari, indeks Kospi membukukan hasil positif 1,16 persen. Kenaikan bursa Seoul sebagian besar didukung aksi beli saham investor asing dan lonjakan ekspor Korea Selatan, penguatan bursa Wall Street yang mencapai rekor baru dan reboundnya saham Samsung.

Untuk bulan Januari, indeks Kospi bukukan hasil positif 2,04 persen, sebagian besar didukung kenaikan saham kapital besar termasuk saham Samsung, juga aksi beli saham investor asing. Dukungan juga terjadi dengan kenaikan bursa Wall Street yang mencapai rekor tertinggi kenaikan.

Untuk kuartal pertama tahun 2017 ini, indeks Kospi melonjak sekitar 5,9 persen.

Esok hari akan dirilis data ekspor Maret Korea Selatan yang diindikasikan menurun.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Seoul akan bergerak negatif jika data ekspor terealisir menurun.

Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center 
Editor: Asido Situmorang


Distribusi: Vibiznews

Speak Your Mind

*

*