Yuan Jadi Mata Uang Internasional, Pasar Keuangan China Harus Lebih Terbuka

Jakarta -China harus melakukan reformasi terhadap pasar keuangannya dengan membuka akses yang lebih luas kepada investor asing agar yuan bisa resmi menjadi mata uang internasional.

Reformasi inilah yang sedang ditunggu Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) agar mata uang yuan atau renminbi bisa masuk jajaran 5 mata uang internasional.

Ekonom BCA David Sumual menilai, layaknya negara lain yang mata uangnya masuk dalam mata uang internasional, pasar keuangannya sangat terbuka. Sementara China, masih sangat tertutup.

Sebagai perbandingan, meskipun China merupakan ekonomi terbesar kedua dunia, namun dana asing di pasar keuangan China hanya 200 miliar yuan, sementara AS sudah mencapai US$ 16 triliun.
 
“Asing yang menaruh uangnya di pasar keuangan China baru 200 miliar yuan, sementara dalam dolar AS sudah mencapai US$ 16 triliun, itu 80 kali lipat bedanya,” katanya kepada detikFinance, Rabu (2/12/2015).

Menurut David, investor dunia saat ini belum bisa menaruh kepercayaan penuh terhadap China di pasar keuangan.

Selain memang tertutup, belum banyak produk-produk keuangan yang dimiliki China.

“Kenapa investor ragu untuk investasi di yuan? Karena pasar keuangan China masih belum dalam, belum ada financial deepening, produk-produk keuangan juga masih minim, nilai yuan juga masih fixed rate belum floating,” terang dia.

Misalnya saja obligasi panda. Obligasi berdenominasi yuan ini baru dikenalkan 2 tahun belakangan, dan porsi asing sangat dibatasi.

“Pasar obligasi baru 2 tahun dibuka untuk asing, misalnya obligasi panda. Kita baru tahun depan ikut obligasi panda,” sebut dia.

Selain itu, dari total cadangan devisa yang ada di dunia, porsi dalam yuan masih sangat kecil.

“Cadangan devisa di dunia 64% dolar AS, 20% euro, 14,8% poundsterling, 3,8% yen, sementara yuan masih di bawah 1%, masih sangat kecil,” imbuh David.

(drk/ang)

Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


Distribusi: finance.detik

Speak Your Mind

*

*