Waterfront Securities: IHSG Menunggu Keputusan The Fed

Jakarta -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa 17 Maret 2015 ditutup menguat 0,07% pada level 5.439. Sektor properti konstruksi mengalami kenaikan terbesar. Investor asing net sell Rp 683 miliar.

Seperti yang diperkirakan, BI mempertahankan BI Rate pada level 7,5%.

Indeks di bursa Wall Street ditutup mixed, di mana indeks Dow Jones dan S&P500 melemah akibat koreksi pada saham sektor energi dan konsumer. Pelemahan indeks berkurang pada sesi siang, karena penguatan saham teknologi yang mendorong Nasdaq Composite ditutup sedikit menguat.

Pasar cenderung berada dalam ketidakpastian menunggu hasil pertemuan The Fed nanti malam. Membaiknya data ekonomi akhir-akhir ini membuat potensi akan kenaikan suku bunga The Fed semakin besar.

Pasar memprediksi The Fed akan menghilangkan kata sabar dalam pernyataannya tentang potensi kenaikan suku bunga, serta berpeluang besar akan menaikkan bunga pada Juni.

Sementara itu data housing starts Februari yang dirilis kemarin mengalami penurunan 17%, yang merupakan penurunan terbesar sejak Februari 2011. Data housing starts turun menjadi 897 ribu dari bulan sebelumnya 1,08 juta, dan lebih rendah dari estimasi yang sebanyak 1,04 juta. Data building permits mengalami kenaikan.

IHSG diperkirakan bergerak cenderung mixed. IHSG diperkirakan berada di kisaran level 5.380-5.471.

(dnl/dnl)

Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


Distribusi: finance.detik

Speak Your Mind

*

*