Wall Street turun terseret kemerosotan saham minyak

New York (ANTARA News) – Saham-saham terkait minyak merosot karena harga minyak turun, menyeret saham-saham di Wall Street berakhir lebih rendah pada Senin (Selasa pagi WIB) sehingga S&P 500 kemungkinan mencatat kerugian tahunan dalam sesi akhir 2015.

Indeks berbasis luas S&P 500 menyusut 4,49 poin (0,22 persen) menjadi ditutup pada 2.056,50, sekitar dua poin di bawah tingkat penutupan pada akhir 2014.

Dow Jones Industrial Average turun 23,90 poin (0,14 persen) menjadi berakhir 17.528,27, sedangkan indeks komposit Nasdaq jatuh 7,51 poin (0,15 persen) menjadi 5.040,99.

Dow saat ini turun sekitar 1,7 persen untuk tahun ini, sedangkan Nasdaq naik lebih dari enam persen.

Anggota Dow, Chevron merosot 1,8 persen, EOG Resources turun 4,0 persen dan perusahaan jasa minyak Halliburton turun 2,4 persen.

“Harga minyak rendah berdampak ke pasar,” kata Peter Cardillo, kepala ekonom pasar di First Standard Financial, seperti dilaporkan AFP.

Freeport-McMoRan anjlok 9,5 persen di tengah berita bahwa pendirinya James Moffett akan mundur sebagai kepala eksekutif. Seperti perusahaan tambang lainnya, Freeport telah membatasi secara tajam investasinya untuk menanggapi jatuhnya harga komoditas.

Anggota Dow, Disney naik 1,3 persen karena penjualan tiket blockbuster-nya “Star Wars: The Force Awakens” melampaui batas satu miliar dolar AS dalam waktu singkat.

Amazon naik 1,9 persen di tengah berita perusahaan itu menambahkan tiga juta pelanggan untuk layanan berlangganannya di seluruh dunia pada minggu ketiga Desember.

Valeant Pharmaceuticals International turun 10,5 persen menyusul pengumuman bahwa kepala eksekutif Michael Pearson mengambil cuti medis setelah dirawat di rumah sakit akibat pneumonia berat.

Perusahaan-perusahaan Tiongkok yang tercatat di AS pun jatuh. Peritel daring Alibaba dan JD.com kehilangan 1,9 persen dan 2,1 persen.
(Uu.A026)

Editor: Heppy Ratna

COPYRIGHT © ANTARA 2015


Distribusi: ANTARA News – Ekonomi – Bursa

Speak Your Mind

*

*