Suspensi Saham Dicabut, Saham MYOR Hiasi Bursa Kembali

Suspensi Saham Dicabut, Saham MYOR Hiasi Bursa Kembali

Berita terbaru hari ini datang dari sebuah perusahaan yang merupakan produsen makanan di Indonesia. Sebagai informasi, sebelumnya Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menjatuhkan sanksi penghentian sementara perdagangan saham (suspensi) atas PT Mayora Indah Tbk (MYOR) mulai sesi I pada perdagangan hari ini, Senin (3/3/2014). Suspensi ini dilakukan seiring dengan kebakaran yang melanda pabrik perseroan, di Jalan Daan Mogot KM 19, Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang. Manajemen MYOR juga menjelaskan, jika perseroan belum memberikan informasi mengenai dampak kebakaran tersebut terhadap operasional perseroan.

Adapun yang terbakar adalah sebuah bangunan yang digunakan sebagai ruang kantor, ruang rapat, ruang tempat penyimpanan bahan baku, dan ruang tempat penyimpanan pembungkus untuk pembuatan pasta coklat Choki Choki. Menurut perseroan, kebakaran tersebut tidak menyebabkan dampak yang signifikan terhadap keuangan perseroan secara konsolidasi, karena bangunan/gedung tempat penyimpanan barang jadi dan gedung tempat melakukan aktifitas produksi tidak terbakar.

Lebih lanjut perseroan menyatakan, pihaknya akan segera melakukan perbaikan seperlunya dilokasi yang mengalami sedikit kerusakan agar segera dapat difungsikan kembali. Sambil menunggu perbaikan, perseroan menyatakan penjualan produk Choki Choki dapat dilakukan dengan memanfaatkan persediaan yang ada di gudang barang jadi. Disamping itu, seluruh fasilitas milik perseroan sudah diasuransikan.

Pasca suspensi tersebut, akhirnya hari ini (5/3) BEI memutuskan mencabut suspensi MYOR, ini artinya saham MYOR sudah dapat kembali diperdagangkan pada Bursa Saham Indonesia terhitung mulai dari sesi I hari ini. Dari lantai bursa pagi ini, terpantau sudah ada sekitar 600 lot saham yang diperdagangkan. Sahm MYOR pada pagi ini dibuka menurun tipis menjadi 30.000 basis poin. Hingga saat berita ini dimuat, saham MYOR masih berada di level tersebut dan masih mencoba bertahan agar tidak jatuh terlalu jauh.

Stephanie Rebecca/Junior Analyst Equity Research of Vibiz Consulting

Editor: Jul Allens


(Sumber : http://vibiznews.com/feed/ )

Speak Your Mind

*

*