Selebrita China Mulai Marak Berinvestasi

INILAHCOM, Singapura – Hampir 500 fans China memenuhi ruangan di Nanyang Technological University Singapore menanti kedatangan penyanyi pop China, Hu Haiquan.

Kali ini penyanyi berusia 41 tahun dari grup duo populer, Yu Quan ini tidak akan berbicara mengenai album barunya. Sebaliknya, ia akan memberikan pidato tentang bagaimana ia mendirikan bisnisnya Haiquan Fund.

“Tiga tahun terakhir saya telah mengalami masa sulit, namun memberikan saya pengalaman yang cukup menarik,” kata Hu dalam pembukaan pidatonya. “Saya telah menjalani dua peran, sebagai seorang penyanyi dan investor.”

Sejak 2013, Haiquan Fund telah berinvestasi pada 50 start up, baik sebagai penyandang dana maupun VC, dan menghasilkan 1,2 miliar – 1,3 miliar yuan (Rp2,3 triliun dan Rp2,5 triliun). Di tahun 2014, Hu mendapatkan gelar sebagai “40 under 40” pemimpin bisnis China dari Fortune.

Akhir 2016, 83 persen dari perusahaan pendanaan tersebut telah menyelesaikan masalah pendanaannya. Termasuk pendanaan proyek Jiangsu Inovel Display Technology dan perusahaan entertainment Beijing  Wishart Culture Media, yang saat ini kedua perusahaan ini terdaftar dalam National Equities xchange and Quotations China, yang juga terkenal dengan New Third Board.

Sementara itu, sistem parkir Dayang Parkir yang mulai diinvestasikan pada Februaru 2016, saat ini dihargai sekitar 1,04 miliar yuan (Rp2,01 triliun) akan segera IPO.

“Ketenaran dan sumber daya superioritas yang saya miliki telah berubah menjadi sumber tawar menawar. Saya bisa berinvestasi dengan harga rendah,” kata Hu seperti mengutip cnbc.com.

Selain bermodalkan dana, fans juga menjadi aset yang penting bagi selebriti untuk berada di meja perundingan. Fans setia cenderung menjadi pembeli atas barang dan jasa yang ditawarkan idolanya.

“Berada di industri hiburan China selama bertahun-tahun membuat saya menjadi berpengaruh di dunia marketing dan brandning. Saya membantu start up dengan keahlian saya, dan bantuan ini berpengaruh besar,” kata Hu.

Hu bukan satu-satunya selebrita yang menjadi investor di China. Sebaliknya, investasi di startup menjadi tren di kalangan bintang film dan penyanyi di China, dan VC gold rush menjadi sumber dari FOMO (fear of missing out atau takut kehabisan).

Di tahun 2014, tiga bintang film China, Ren Quan, Huang Xiaming dan Li Bingbing meluncurkan Star VC, sebuah perusahaan modal yang memfokuskan pada startup internet. Perusahaan ini berinvestasi pada Weibo yang mendukung aplikasi video pendek Miaopai, situs e-commerce yang bernnuansa K-Pop Hstyle, dan pembuat proyektor home theatre JmGo.

Perusahaan high profile ini menarik lebih banyak mitra lagi untuk bergabung di tahun 2015, termasuk Huang Bo dan Zhang Ziyi.

Pada tahun 2015, akhtris dan model China “Angelababt” Yang Ying mendirikan AB Capital dan berinvestasi sebesar 100 juta yuan (sekitar Rp193,9 miliar) di lintas batas e-commerce dan merk jus China HeyJuice.

Bintang pop Lu Han juga turut berinvestasi. Lu (26) awal bulan ini mengumumkan bahwa ia akan bermitra dengan perusahaan VC Kristal Streaming untuk membentuk Qinghan Fund, yang berfokus pada perusahaan yang menargetkan gaya hidup warga Tionghoa yang lahir setelah tahun 1990-an.

Menurut analis dari sebuah perusahaan ekuitas swasta di China, ada alasan mengapa menjadi investor menjadi tren di China.

“Penghasilan aktor di China telah meningkat karena cepatnya pertumbuhan industri hiburan di China dua tahun terakhir ini. Mereka memiliki begitu banyak uang dan merasa perlu untuk berinvestasi,” kata Zheng yang meminta untuk tidak dituliskan namanya lengkap untuk alasan privasi.

Dalam pidatonya Hu mengatakan kepada penontonnya tentang Ninebot, investasi ayng menurutnya paling membanggakan untuk saat ini.

Di tahun 2013 lalu, ssambil mempersiapkan penampilannya di festival musik Beijing, Hu datang melihat sebuah self balancing scooter yang ia parkirkan di pojok. Itu bukanlah Segway yang ikonik, melainkan merk China yang bernama Ninebot. Karena penasaran, ia mencoba skuter tersebut dan menyukainya, segera ia menghubungi CEO dari perusahaan tersebut setelah festival.

Setelah beberapa pertemuan, Hu menjadu salah saru investor untuk Ninebot, yang kemudian juga menerima dana sebesar US$80 juta dari merk smartphone China Xiaomi dan perusahaan investasi Sequoia Capital. Perusahaan memutuskan untuk mengakuisisi Segway pada April 2015 lalu.

Bernyanyi sambil mengendarai Ninebot dan mengirimkank produk untuk 100 teman selebritinya adalah cara bagi Hu untuk merubah ketenarannya menjadi cara penjualan.

“Cara ini sangat berhasil untuk membantu pertumbuhan startup di China, membeli pesaing terbesarnya dan menjadi nomor satu di industri tersebut. Dan saya sebagai pemeran utama dan memberikan pengaruh saya dalam setiap fase pertumbuhan perusahaan,” kata Hu.

“Meskipun menarik bahwa jumlah investor dari kalangan selebriti meningkat, sebuah pandangan skeptis juga mulai bermunculan. Bagaimana bisa bintang film dan penyanyi memiliki pengetahuan dan pandangan untuk menjadi investor profesional?

“Tujuan utama untuk melibatkan selebriti adalah agar bisa memenangkan tender. Mereka memiliki tim yang profesional di belakangnya yang selalu memberikan analisis dan saran. Terus terang, sebagian besar proyek VC berada di tahap awal yang bahkan investor profesional pun tidak bisa mengatakan bahwa apakah mereka akan gagal atau tidak,” kata Zheng.

“Sukses dalam investasi VC juga membutuhkan firasat dan keberuntungan, sehingga tidak jauh perbedaan antara investor dan selebriti,” tambahnya.

Tapi pemerintah terus mengawasi dan memperketat peraturan.

Pada tahun 2016, Asosiasi Manajemen Aset China (AMAC) memprakarsai sistem pendaftaran untuk semua manajer ekuitas swasta, yang membutuhkan eksekutif senior untuk lulus ujian kualifikasi nasional untuk menjadi praktisi dan FE di China.

Ujian ini sangat sulit, mungkin juga sangat sulit bagi beberapa selebriti, namun tidak bagi HU. Ia dinyatakan lulus ujian pada April 2016 setelah belajar mati-matian hingga pukul tiga pagi.

Namun ia mengatakan bahwa prestasinnya masih belum cukup. “Saya masih seorang investor yang terkenal karena lagu-lagu saya. Dan semoga suatu hari nanti saya bisa menjadi investor yang terkenal karena investasi,” kata Hu. [hid]


Distribusi: Inilah.com – Pasarmodal

Speak Your Mind

*

*