Sandiaga Uno: Dolar Berada di Rp 11.000-Rp 11.500 Tahun Ini

Jakarta -Sepanjang 2013 lalu, rupiah melemah bahkan menjadi mata uang paling terpuruk di kawasan Asia. Tahun ini rupiah diprediksi menguat beriringan dengan pemerintahan yang baru.

“Prediksi saya rupiah tahun ini akan berada pada level Rp 11.000-Rp 11.500 per dolar AS (Amerika Serikat),” ucap pengusaha muda Sandiaga Uno ditemui di Sudirman Tower Condominium, Jakarta, Jumat (21/3/2014).

Menurutnya, salah satu yang membuat rupiah menguat yakni ekspektasi pasar terhadap pemilihan umum 2014.

“Sebagai contoh pada 2004 dan 2009 saat pemilu terjadi penguatan, namun rupiah kuat atau melemah akan tergantung juga bagaimana pemerintahan baru menyelesaikan hambatan-hambatan dunia usaha baik makro dan mikro nya,” ungkapnya.

Sandiaga menilai penguatan rupiah hanya berada di level Rp 11.000-Rp 11.500 tersebut, masih dianggap terlalu tinggi khususnya untuk bisnis maskapai penerbangannya yakni Tigerair Mandala.

“Rp 11.00-Rp 11.500 memang masih berat bagi Tigerair Mandala, karena hitungan kami rupiah itu Rp 10.000 per dolar,” tutupnya.

(rrd/dru)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


Distribusi: finance.detik

Speak Your Mind

*

*