Saham Asia Menguat Pasca Penghentian Kebijakan Stimulus The Fed

Hong Kong – Bursa saham Asia menguat, seiring optimisme investor terhadap penguatan ekonomi Amerika Serikat (AS) yang ditandai dengan penghentian program stimulus the Fed.

Samsung Electronics Co naik 4,5 persen setelah produsen telepon pintar tersebut mengatakan laba kuartal-IV 2014 akan meningkat.

Renesas Electronics Corp naik 5,4 persen setelah produsen semi konduktor mengumumkan pemecatan karyawan dan pendapatan melebihi estimasi analis.

Cnooc Ltd, perusahaan migas terbesar Tiongkok turun 4,5 persen setelah melaporkan penurunan penjualan pada kuartal-III.

Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang (MXAP) naik 0,4 persen ke 140,02 sejak pukul 16:02 waktu setempat.

“Volatilitas pasar akan naik dalam waktu dekat, apakah penguatan ekonomi AS akan mampu menjustifikasi kenaikan harga dan valuasi? Ekspansi ekonomi AS akan menjadi fondasi kuat,” kata Peneliti Pasar Investasi Perpetual Ltd Matthew Sherwood di Sydney, Kamis (30/20).

Indeks Future Standard & Poor’s 500 Index naik 0,4 persen setelah sempat turun 0,8 persen beberapa saat setelah the Fed mengumumkan penghentian kebijakan stimulusnya.

Indeks Topix Jepang naik 0,7 persen dan indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,5 persen. Indeks komposit Shanghai Tiongkok naik 0,8 persen, tertinggi sejak Februari tahun lalu.

Indeks NZX 50 Selandia Baru naik 0,3 persen, indeks Kospi Korea Selatan turun 0,1 persen dan indeks Hang Seng naik 0,5 persen.

Lebih dari 140 perusahaan di kawasan Asia Pasifik memasuki deadline penyampaian laporan keuangan hari ini. Sejauh ini, 52 persen perusahaan melaporkan kenaikan laba melebihi estimasi analis dalam laporan keuangannya.

Penulis: Yosi Winosa/FMB

Sumber:Bloomberg


Distribusi: BeritaSatu – Pasar Modal

Speak Your Mind

*

*