Rupiah Melemah Lagi terhadap Dollar Jelang Rilis Klaim Pengangguran

Rupiah Melemah Lagi terhadap Dollar Jelang Rilis Klaim Pengangguran

Pergerakan mata uang rupiah pada sesi perdagangan Kamis ini tampak kembali mengalami penurunan terhadap dollar AS (09/01). Melemahnya nilai tukar rupiah ini kembali disebabkan oleh kondisi dollar AS yang memang masih maju dengan cukup solid terhadap rival-rivalnya. Hari ini dollar tampak menguat jelang rilis data klaim pengangguran yang diperkirakan akan memberikan sinyal positif perbaikan ekonomi AS.

Tadi malam Fed merilis catatan rapatnya yang berlangsung pada tanggal 17 – 18 Desember 2013 yang lalu. Dalam rapat tersebut bank sentral memutuskan untuk mulai mengurangi program pembelian obligasi bulanannya dari 85 miliar dollar menjadi 75 miliar dollar per bulan.

Rilis catatan rapat juga menunjukkan bahwa Fed melihat adanya risiko stabilitas keuangan di masa depan apabila program stimulus tidak dikurangi. Hal ini memicu aksi jual di pasar emas karena investor memandang hal tersebut sebagai sebuah sinyal bahwa tahun ini stimulus akan sama sekali dihapuskan.

Hari ini rupiah terpantau melemah ke posisi 12256 per dollar AS. Rupiah mengalami penurunan sebesar 26 poin dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya. Mata uang lokal ini lagi-lagi mendekati level terendah dalam lebih dari 5 tahun belakangan terhadap dollar AS.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini akan cenderung masih melanjutkan peningkatannya meskipun akan terbatas. Untuk hari ini mata uang tersebut diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 12200 – 12300 per dollar.

(ia/JA/vbn)


(Sumber : http://vibiznews.com/feed/ )

Speak Your Mind

*

*