Rabu Sore, Rupiah Melemah ke Posisi Rp 12.145 / USD

Rabu Sore, Rupiah Melemah ke Posisi Rp 12.145 / USD

Financeroll – Laju nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot valas antar bank Jakarta, pada Rabu (22/1) ditutup melemah 15 poin (0,12%) ke posisi Rp 12.140-12.145.  Pasar masih bersikap wait and see jelang rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pekan depan. Sejauh ini pasar berspekulasi akan ada tapering off lebih lanjut sebesar USD 10 miliar sehingga stimulus hanya tersisa sebesar USD 65 miliar.

Karena itu, sepanjang perdagangan rupiah mencapai level terlemahnya Rp 12.155 dari level terkuatnya Rp 12.125 dari posisi pembukaan Rp 12.140 per dolar AS.  Spekulasi tersebut  timbul setelah ada ramalam dari pengamat The Fed dari Wall Street Journal yang punya sumber di Bank Sentral AS tersebut.  Karena itu, kondisi capital outflow masih jadi tekanan negatif bagi rupiah.

Selain itu, pasar juga menanti data ekonomi penting dari dalam negeri pada 3 Februari 2014. Kondisi fundamental dalam negeri saat ini belum mendukung.  Antara lain, laporan defisit/surplus neraca fiskal yang belum kunjung memberikan sinyal perbaikan secara meyakinkan.  Dengan kata lain, neraca belum memberikan indikasi adanya potensi penurunan defisit fiskal ke bawah 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Defisit neraca kemungkinan masih bisa melebar ke atas 3%.  Selain itu, terdapat juga sentimen penguatan dolar AS terhadap major currency.  Akhirnya  dolar AS menguat terhadap mayoritas mata uang utama termasuk terhadap euro.  Indeks dolar AS menguat ke 81,20 dari sebelumnya USD 81,08. Terhadap euro, dolar AS ditransaksikan menguat ke level USD 1,3538 dari sebelumnya USD 1,3560 per euro.  [geng]

facebookgoogle_plusredditpinterestlinkedinmail


(Sumber : http://financeroll.co.id/feed/ )

Speak Your Mind

*

*