Penyaluran Uang Elektronik Merupakan Investasi Jangka Panjang


shadow

Financeroll – Direktur Utama Bank Mandiri mengungkapkan terlibat dalam penyaluran uang elektronik merupakan investasi jangka panjang bagi bank.

Keuntungan yang bisa diraih bank dari uang elektronik adalah uang yang mengendap dalam sistem perbankan bisa dimanfaatkan oleh bank, terutama di tengah ketatnya likuiditas.

Uang yang masuk bisa dipakai untuk membangun sistem Indonesia.

Program bansos yang digelar oleh pemerintah bisa mengulang kembali program Tabungan Pembangunan Nasional (Tabanas).

Dana yang diterima dana keluarga kurang mampu setiap bulan mencapai Rp400.000 dalam tiap dua bulan.

Direktur Utama PT Pos Indonesia mengungkapkan pemberian bantuan dana PSKS oleh Pos Indonesia disalurkan dalam dua cara.

Pertama, berbentuk simpanan Giro Pos sebanyak 14,5 juta rumah tangga sasaran melalui PT Pos Indonesia. Kedua, bantuan disalurkan dalam bentuk Mandiri e-cash sebanyak 1 juta rumah tangga sasaran melalui Bank Mandiri, yang penguangannya hanya dapat dilakukan di kantor pos.

Penyaluran bansos non tunai bisa mengurangi beban waktu dan biaya masyarakat pedalaman yang tidak sedikit untuk menjangkau kantor pos.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Ronald Waas mengungkapkan bank sentral selaku pengawas sistem pembayaran siap mengawasi penyaluran bansos.

Menurutnya, penyaluran bantuan pemerintah non tunai mendorong Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang telah dicanangkan bank sentral.


Distribusi: Financeroll Indonesia

Speak Your Mind

*

*