Outlook Kebijakan the Fed terhadap Emerging Market

Outlook Kebijakan the Fed terhadap Emerging Market

Steve Liesman dari CNBC memberikan outlook terhadap kebijakan moneter the Fed, dan pengaruhnya terhadap kesulitan yang dialami oleh emerging market.

Investor emerging market akan memperhatikan hasil dari pertemuan kebijakan the Federal Reserve pada hari Rabu dengan seksama dengan harapan bank sentral AS ini akan memberikan hal yang positip bagi mereka, tetapi para analis memberitahukan CNBC bahwa mereka kemungkinan besar akan kecewa.

Matauang emerging market menderita penjualan besar-besaran pada minggu yang lalu, setelah terjun yang tajam dari peso Argentina, data ekonomi Cina yang lemah dan kekuatiran yang berkelanjutan terhadap tapering lebih jauh oleh the Fed memicu penjualan yang lebih luas diseluruh regional.

Tetapi investor yang mengharapkan bantuan dari the Fed akan bisa pulang dengan tangan hampa, kata para analis.

“Sejujurnya sangat tidak mungkin,” kata Robert Prior- direktur dari riset ekonomi Asia di Credit Suisse. “Sejarahnya dari the Fed adalah bahwa mereka fokus sekali pada apa yang terjadi di dalam ekonomi negara mereka sendiri, dan mereka akan hanya mengatakan sesuatu apabila yang terjadi diluar sana dilihat akan bisa membahayakan ekonomi mereka sendiri.”

“Pada tahap sekarang saya tidak berpikir mereka akan terlalu memperhatikan apa yang sedang terjadi di Amerika Latin atau Turki akan memiliki pengaruh yang sangat besar bagi pertumbuhan, inflasi, atau lapangan pekerjaan di AS,”  dia menambahkan.

Emerging market telah menjadi salah satu yang mendapatkan keuntungan utama dari berlimpahnya uang murah yang dibanjiri oleh bank sentral AS sejak 2008.

Sebagai akibatnya, sejak para banker sentral AS mulai pertamakali membicarakan pemotongan arus uang pada pertengahan tahun lalu, emerging market dengan defisit akun lancar telah terbukti rentan, sebut saja India, Indonesia, Turki, Brazil, Afrika Selatan dan Argentina.

Tetapi banyak analis percaya bahwa kelemahan dari negara-negara yang mengalami persoalan ini tidak akan cukup signifikan untuk memicu tindakan dari the Fed. (ja/JA/vbn)


(Sumber : http://vibiznews.com/feed/ )

Speak Your Mind

*

*