Nama-nama Menteri Ekonomi Jokowi Beredar, Ini Kata Ekonom

Jakarta -Hari ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan mengumumkan nama-nama di kabinetnya. Jika mendapat apresiasi pelaku pasar, maka bisa membantu memperkuat nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Tren penguatan nilai tukar rupiah yang terjadi sejak akhir pekan lalu terhenti hari ini. Dolar AS kembali menembus kisaran Rp 12.000.

Lana Soelistianingsih, Ekonom Samuel Sekuritas, menilai saat ini investor tengah menantikan sentimen berikutnya untuk menggerakkan pasar. Pembentukan kabinet akan menentukan laju pergerakan rupiah berikutnya.

“Euforia pelantikan sudah selesai, sekarang tinggal tunggu kabinet. Ini yang masih simpang siur,” kata Lana kala berbincang dengan detikFinance, Rabu (22/10/2014).

Jokowi sendiri sudah menyerahkan nama-nama calon menterinya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Sejumlah nama pun mencuat.

Dari 41 nama berikut beberapa di antaranya yang terkait dengan ekonomi:

  • Bambang Brodjonegoro (mantan Wakil Menteri Keuangan)
  • Rini Soemarno (mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan).
  • Darmin Nasution (mantan Gubernur Bank Indonesia).
  • Ignasius Jonan (Direktur Utama PT KAI).
  • Agus DW Martowardojo (Gubernur BI).
  • Yunus Hussein (mantan Kepala PPATK).
  • RJ Lino (Dirut PT Pelindo II).
  • Mahendra Siregar (mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal).
  • Mirza Adityaswara (Deputi Gubernur Senior BI).

Menurut Lana, nama-nama tersebut pada dasarnya akan mendapatkan tanggapan positif dari investor. “Kecenderungannya oke, tidak ada masalah. Market juga tidak akan kaget, karena sudah kenal dengan mereka,” tuturnya.Next

(hds/dnl)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


Distribusi: finance.detik

Speak Your Mind

*

*