Kurs Merosot, Saham Unggulan Singapura Anjlok

Kurs Merosot, Saham Unggulan Singapura Anjlok

Kinerja Dollar Singapura pada hari ini (23 Januari) terpantau negatif pada pair SGD/IDR, dan menunjukkan tren bearish lemah terhadap Rupiah dengan kurs Bank Indonesia ditinjau dalam dua bulan perdagangan terakhir.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan bahwa pada analisa kurs BI hari ini Dollar Singapura terpantau bergerak turun sekitar -0.13 % terhadap mata uang Rupiah pada perdagangan valas hari ini, sementara itu data terkini kurs BI (jual) Dollar Singapura dengan rate Bank Indonesia berada pada kisaran Rp. 9544.39/SGD dan kurs BI (beli) sekitar Rp. 9448.47/SGD.

Pada pair USD/SGD, Dollar Singapura terpantau mengalami pelemahan terhadap Dollar AS dan kurs pasar spot yang sedang bergulir menunjukkan pergerakan turun sekitar – 0.02% . Terhadap Euro pada pair EUR/SGD mata uang tersebut terpantau melemah, dan kurs pasar spot yang sedang bergulir menunjukkan penurunan sekitar – 0.65%

Perkembangan melemah terjadi pada perdagangan saham Singapura dimana indeks saham unggulan Straits Times Index STI pada hari ini terpantau ditutup turun cukup tajam sekitar -1.07 % pada 3100.24, dan indeks FTSE ST All-Share Index yang ditutup melemah sekitar -0.99 % pada 754.69.

(IY/JA/vbn)


(Sumber : http://vibiznews.com/feed/ )

Speak Your Mind

*

*