Komoditi Unggulan Masih Dilambari Atmosfir Bearish

shadow

gold

Pernyataan Fed Minutes yang membuka keran kemungkinan peningkatan suku bunga “lebih cepat dari antisipasi sebelumnya”, segera menyungkurkan Emas pada level terendah dalam dua pekan terakhir, yaitu 1288.55 pada pasar Asia hari ini.

Value emas telah terkelupas sebanyak 3% pada bulan kemarin, pada saat dollar menguat di tengah wacana bahwa Fed akan mendongkrak suku bunga karena ekonomi mulai bugar. Pada pertemuan bulan Juli, Fed  memangkas pembelian obligasi sebesar 10 milyar dollar AS untuk keenam kalinya sejak bulan November 2013.

Setidaknya dua support krusial yang akan menjadi penentu arah Emas selanjutnya, yaitu area 1280.00 dan 1270.00, karena penetrasi di bawah 1270.00 akan mempertegas bearish trend Emas, setidaknya untuk periode pendek.

Berbarengan dengan performa negatif Emas, di sisi lain kinerja Perak juga mengalami kondisi yang sama, saat tertekan menuju level low 19.41, meski  sedikit lebih tinggi dari level low hari Selasa, 19.38, namun secara general atmosfir bearish masih mendekap jejak Perak dan jika hari ini tembus level 19.38 setidaknya berpeluang menuju 19.00 hingga 18.80

Di sisi lain, Minyak Mentah sejenak bergeliat menuju level 93.69 pada pasar Asia hari ini, setelah sehari sebelumnya mengalami open gap menurun dari level  penutupan hari Selasa (94.48) dan  hari Rabu dibuka  pada level 92.95 menuju 92.74

Data USD Crude Oil Inventories yang mengindikasikan penurunan stok minyak mentah sebanyak  (-4.5 juta barrel) dari perkiraan (-1.3 juta barrel) setelah sebelumnya naik pada pada jumlah 1.4 juta barrel, nampaknya tidak terlalu banyak mempengaruhi jejak Minyak Mentah.

Memasuki pasar New York hari ini, para trader dan investor Emas, Perak dan Minyak Mentah akan mencurahkan atensinya pada  seranai paket indikator ekonomi Amerika Serikat dengan kategori :”sangat sensitive”, yaitu  USD Unemployment Claims dengan perkiraan 302.000 dari sebelumnya 311.000 dirilis pada jam 19.30 WIB, disusul oleh data USD Philly Fed manufacturing Index, disertai estimasi  pada index, 19.7 dari sebelumnya 23.9

Kedua data utama tersebut akan menentukan tiga komoditi unggulan tersebut. Jika hasilnya berlabel “sangat memuaskan”, maka dollar akan kian mengukuhkan dominasinya atas ketiganya. Sebaliknya, pabila hasilnya “diluar dugaan dan sangat mengecewakan”, maka dollar rentan untuk tertekan, serta otomatis menjadi momentum pemulihan posisi bagi Emas, Perak dan Minyak Mentah


Distribusi: Financeroll Indonesia

Speak Your Mind

*

*