Kinerja Sektor Perumahan Inggris Beri Sinyal Melemah

Pergerakan Poundsterling pada perdagangan mata uang hari ini (25 Maret) menunjukkan adanya sentimen negatif terhadap mata uang tersebut, dan tampak bearish semakin tajam menghadapi Rupiah dengan kurs Bank Indonesia ditinjau dalam dua bulan terakhir pada pair GBP/IDR.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan bahwa pada analisa kurs BI hari ini Poundsterling Inggris terpantau bergerak melemah sekitar -0.12 % terhadap mata uang Rupiah pada perdagangan valas hari ini, sementara itu data terkini kurs BI (jual) Poundsterling Inggris dengan rate Bank Indonesia berada pada kisaran Rp. 18833.1/GBP dan kurs BI (beli) sekitar Rp. 18640.48/GBP.

Kurs Poundsterling Inggris terpantau menerima sentimen negatif dari investor, setelah baru saja British Bankers’ Association menyampaikan kepada publik bahwa adanya sinyalemen kinerja yang melemah ada sektor perumahan di Inggris.

Perkembangan itu ditunjukkan dengan adanya penurunan pada indikator fundamental ekonomi BBA Mortgage Approvals yang turun 47.6K dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 49.3K. Adanya pengumuman negatif tersebut menunjukkan kinerja yang lebih rendah dari harapan sejumlah ekonom, yang memperkirakan akan dapat naik ke angka 50.0K. Mata uang kurs Poundsterling Inggris terpantau bergerak turun merespon perkembangan tersebut.

 

Indra Yudistira/Senior Analyst Economic Research at Vibiz Research/VM/VBN
Editor: Jul Allens


Distribusi: Vibiznews

Speak Your Mind

*

*