Kinerja Menurun Di Kuartal Pertama, INDY Kembali Lanjutkan Tren Pelemahan

PT Indika Enery Tbk (INDY), berhasil membukukan Laba Bersih sebesar AS$8,06 juta atau US$0,00155 per saham pada kuartal I tahun 2014. Laba bersih kuartal I tahun 2014 menunjukan penurunan kinerja sebesar 11,91% bila dibandingkan dengan laba bersih pada kuartal I tahun 2013 sebesar AS$9,15 juta atau US$0,00176 per saham.

Hal ini disebabkan oleh adanya Penurunan Bagian Laba Entitas Asosiasi dari US$40,02 juta kuartal I 2013 menjadi US$28,56 juta pada kuartal I 2014, dan Beban Pokok perseroan juga mengalami kenaikan dari US$143,32 juta menjadi US$190,84 juta, serta Beban usaha dan Lainnya mengalami kenaikan dari US$41,28 juta menjadi US46,19 juta.

Beban Keuangan perseroan tercatat mengalami penurunan dari US$32,67 juta menjadi US$30,75 juta. Pendapatan Pokok perseroan mengalami kenaikan dari US$185,36 juta menjadi US$241,44 juta.

Jasa Energi merupakan bisnis utama Indika Energy. Bisnis ini dijalankan melalui Tripatra yakni memberikan jasa tehnik, pengadaan material dan pelaksanaan konstruksi, operasi dan pemeliharaan serta logistik. Sedangkan melalui Petrosea, Perusahaan memberikan jasa engineering, konstruksi dan kontrak pertambangan dengan kemampuan pit-to-port.

Dari lantai bursa hari Selasa (6/5), terlihat bahwa meski saham INDY sempat dibuka melemah 5 poin pada awal perdagangan menjadi 605, menjelang penutupan bura sekarang terlihat saham tersebut mencoba bangkit dan berhasil menyentuh posisi 615 poin dengan jumlah transaksi saham sebanyak 19.000 lot saham.

Secara teknikal, terlihat bahwa indikator MA 5 berusaha memotong BB tengah ke arah bawah. Indikator lain seperti ADX, juga menunjukkan bahwa garis -DI dan +DI terlihat akan konsolidasi, sedangkan RSI terlihat berusaha menanjak untuk menyentuh level 56%. Level resistence berada pada 632,2 dan level suport pada 577,1 poin.

 

 

Stephanie Rebecca/Analyst Equity Research/VM/VBN
Editor: Jul Allens
image:wikipedia


Distribusi: Vibiznews

Speak Your Mind

*

*