Investor Jual Yen di Asia Beralih ke Aset Berisiko

INILAHCOM, Tokyo – Para pedagang mata uang menjual yen di perdagangan Asia, Rabu (09/09/2015). Itu karena mereka pindah ke aset-aset berisiko setelah pasar ekuitas global melonjak, dengan berbagai unit negara berkembang mendapatkan dukungan.

Pada perdagangan sore di Tokyo, greenback menguat menjadi 120,59 yen dari 119,82 yen di New York pada Selasa sore, sementara euro naik menjadi 134,97 yen terhadap 134,22 yen. Investor cenderung membeli mata uang Jepang sebagai “safe haven” selama masa terjadi gejolak atau ketidakpastian.

Sementara itu, dolar Australia pulih dari posisi terendah enam tahun terhadap greenback menjadi dibeli 70,45 sen AS, naik dari 69,75 sen AS pada Selasa. Dolar juga merosot menjadi 46,79 peso Filipina dari 46,93 peso, menjadi Rp14.250 dari Rp14.280 menjadi 1.189,39 won Korea Selatan dari 1.200,66 won, dan menjadi 4,3175 ringgit Malaysia dari 4,3403 ringgit.

Minat investor terhadap risiko kembali karena gelombang reli di seluruh pasar saham dunia, setelah terpukul oleh volatilitas intens dalam beberapa pekan terakhir. Pasar-pasar ekuitas telah terpukul terkait dengan kekhawatiran yang telah lama berjalan sekitar ekonomi Tiongkok sementara investor mencoba untuk mencari tahu kapan Federal Reserve AS akan menaikkan suku bu

Satu laporan ketenagakerjaan AS yang mengecewakan pada Jumat mempersuram prospek kenaikan suku bunga oleh bank sentral AS pada pertemuan kebijakan 16 hingga 17 September, dengan para analis masih belum pasti tentang prospek kenaikan suku bunga. Suku bunga yang lebih tinggi akan cenderung menarik investor mencari imbal hasil yang lebih baik ke aset-aset berdenominasi dolar, sehingga mengangkat unit AS.

Pada perdagangan lainnya, dolar melemah menjadi 1,4165 dolar Singapura dari 1,4177 dolar Singapura, menjadi 32,56 dolar Taiwan dari 32,79 dolar Taiwan, menjadi 66,44 rupee India dari 66,55 rupee, sementara itu naik menjadi 36,09 baht Thailand dari 35,79 baht. Yuan China diambil 18,90 yen terhadap 18,82 yen.

Euro dibeli US$1,1182 dibandingkan dengan US$1,1202 di perdagangan AS, setelah mendapatkan dorongan pada Selasa dari berita bahwa pertumbuhan ekonomi zona euro kuartal kedua direvisi lebih tinggi, menjadi 0,4 persen pada kuatal ke kuartal, dari 0,3 persen. [tar]


Distribusi: Inilah.com – Pasarmodal

Speak Your Mind

*

*