Investasi vs Trading ?

INVESTASI adalah penanaman modal pada suatu usaha ataupun instrumen tertentu dengan tujuan mendapatkan suatu imbal hasil.

Investasi dapat dilakukan dengan cara menempatkan dana pada perusahaan ataupun dikelola oleh suatu manajer investasi. Anda sebagai pemilik modal disebut dengan Investor.

Investasi ada berbagai jenis dan sangat beragam, yang tentunya dengan resiko yang berbeda-beda pula.

Untuk investasi di bidang Forex adalah anda menginvestasikan pengelolaan dana anda di bidang instrument mata uang atau valas, dan anda hanya bertindak pasif saja, dalam arti tidak ikut bertrading.

Pengelolaan di investasi forex sebaiknya diserahkan kepada manajer investasi yang handal dan telah mempunyai suatu reputasi yang bagus dan kredibel, karena pengelolaan investasi di bidang forex tidaklah mudah dan sangat beresiko tinggi bila tidak dikelola dengan handal.

Rata-rata tingkat pengembalian wajar di bidang investasi forex adalah berkisar 1% hingga 20% bulan atau kadang bisa lebih (naik turun) TETAPI tidak berupa Fix Income, karena pasar forex sangat berfluktuatif dan dinamis sehingga tidak memungkinkan untuk fix return, bahkan ada kalanya juga bisa merugi.

Bila anda ingin investasi di bidang forex, maka sebaiknya pertimbangkan dengan masak faktor resiko dan tingkat pengembaliannya, serta jangan menempatkan uang dapur anda.

Investasi berbeda dengan Trading, karena kalau Trading berarti anda ikut aktif memperdagangkan, sehingga faktor keuntungan maupun resikonya berada di tangan anda sendiri.

Agar dapat bertrading dengan benar, maka anda harus menguasai terlebih dahulu mengenai pasar forex dan cara menganalisanya.

 

Bedakan antara Investasi, Trading dan HYIP

Investasi , yaitu anda duduk diam saja (pasif) dan menerima imbal hasilnya, bunga,  ataupun pertumbuhan capital gain.

Beberapa contoh Investasi adalah : menyimpan emas, reksadana, menyimpan suatu saham perusahaan yang terlisting di BEJ, asuransi unit link, deposito, obligasi, sukuk

Trading , yaitu anda harus ikut aktif di dalamnya untuk mendapatkan keuntungan ataupun cash flow.

Beberapa contoh Trading adalah : Forex (valas) dengan Margin, Jual Beli Saham secara short term, Trading Emas, Berdagang barang, dan hal-hal lainnya yang memanfaatkan pola jual beli secara short term dan langsung

HYIP , yaitu hampir mirip dengan investasi, tetapi menjanjikan return bunga yang sangat tinggi dan mimpi-mimpi, serta tidak terdapat suatu lembaga resmi (regulator) yang legal milik pemerintah yang menaungi. Dan HYIP tidak ada jaminan Aset atau Barang yang senilai. Biasanya perusahaan HYIP juga berstatus dan berlokasi tidak jelas (terletak di negara terpencil ataupun offshore yang hukumnya lemah)

Beberapa contoh HYIP yang pernah beredar di Indonesia : Swisscash, Dressel (PT.WBI – Wahana Bersama Globalindo), QSAR, SPI, Speedline, dan investasi-investasi ber-return profit sangat tinggi yang biasanya marak beredar pula di Internet.

Comments

  1. Pak saya mau ikut investasi, gmna cara.a yah ??

    • GainScope says:

      di kami adalah untuk Trading.
      silahkan hubungi live chat support kami pada jam kerja (pojok kanan bawah) untuk keterangan lebih lanjut.

Speak Your Mind

*

*