Investa Sarana: The Fed tunda naikkan suku bunga

JAKARTA. Pelaku pasar tengah menanti hasil Federal Open Market Committee (FOMC) meeting terkait kenaikan suku bunga AS. Pasalnya, kepastian kenaikan akan menjadi petunjuk pergerakan pasar.

Banyak memperkirakan The Fed masih akan menunda kenaikan suku bunga sehingga akan memberi dampak positif terhadap indeks harga saham gabungan (IHSG) dalam jangka pendek.

Hans Kwee, Direktur Investa Saran Mandiri memperkirakan The Fed akan menunda kenaikan suku bunga. Lantaran data ekonomi AS yang ternyata tidak cukup kuat menghadapi perlambatan ekonomi global. “Janet Yellen pasti akan lebih hati-hati dalam mengambil kebijakan,” ujar Hans.

Perkiraan Hans, kenaikan suku bunga The Fed akan dilakukan pada Maret 2016. Dalam jangka pendek, dia melihat penundaan ini akan membawa dampak positif. Menurutnya IHSG akan mengalami rebound namun sifatnya hanya sementara.

Namun ke depan, kata Hans, penundaan ini akan lebih banyak membawa tekanan. Hingga akhir tahun pergerakan IHSG akan cenderung fluktuatif karena dibayang-bayangi ketidakpastian. Oleh karena itu, Hans menurunkan proyeksi IHSG sampai akhir tahun menjadi 4.600 dari sebelumnya Rp 5.200.

Menurutnya, tekanan eksternal akan lebih banyak mempengaruhi pergerakan IHSG ke depan. Selain ketidakpastian kenaikan suku bunga The Fed, pasar juga akan terus mengkhawatirkan ekonomi China. Sementara dalam negeri, lanjutnya, ekonomi akan mulai mengalami pemulihan di kuartal IV sehingga memberi sentimen positif terhadap pasar.

Editor: Yudho Winarto.


Distribusi: Kontan Online

Speak Your Mind

*

*