Indeks Nikkei Anjlok, Terbawa Arus Krisis Ukraina

Indeks Nikkei Anjlok, Terbawa Arus Krisis Ukraina

Bursa saham Jepang untuk perdagangan hari ini (3/3) ditutup mengalami penurunan. Pasar kembali melemah dan melanjutkan pergerakan negatif yang sempat terjadi di perdagangan terakhir pada pekan lalu. Kondisi negatif yang terjadi saat ini disebabkan oleh adanya sebuah kekhawatiran terhadap kondisi politik dan keamanan di Ukraina dan juga pengaruh dari bullish-nya pergerakan nilai tukar yen terhadap dollar yang saat ini berada di posisi 101,28 per dollar AS.

Indeks Nikkei ditutup turun 1,3% menjadi 14652,23 basis poin. Sedangkan indeks berjangka mengalami pelemahan sebesar 424 poin menjadi 14550 basis poin dengan level support sebesar 14432 poin dan level resistant 14744 poin. Indeks Topix turun 1,2% menjadi 1196,76 basis poin.

Saham-saham yang mengalami penurunan diantaranya ialah saham Mazda Motor turun 3,5% menjadi 472 yen, saham Canon Inc turun 2% menjadi 3100 yen, saham Astellas melemah 4,8% menjadi 6279 yen dan saham Mixi melemah 14% menjadi 6240 yen.

Pergerakan bursa saham Jepang untuk perdagangan esok hari diperkirakan akan masih berpeluang mengalami pelemahan kembali. Penguatan yen terhadap dollar dinilai akan masih berlanjut menyusul adanya indikasi bahwa mata uang Jepang tersebut akan terus bullish dalam memanfaatkan pelemahan data pengeluaran konsumen AS untuk bulan Januari lalu yang akan diumumkan malam ini.

Joko Prayitno/Senior Analyst Economic Research at Vibiz Research

Editor: Jul Allens


(Sumber : http://vibiznews.com/feed/ )

Speak Your Mind

*

*