Indeks Nikkei 26 Januari Dibuka Melonjak 1 Persen Terdorong Rekor Kenaikan Wall Street

Indeks Nikkei di Bursa Jepang pada awal perdagangan Kamis (26/01) dibuka naik tinggi, terpantau saat ini naik 246,67 poin atau 1,29 persen di 19.304,17. Kenaikan bursa Jepang terdukung penguatan bursa Wall Street yang mencetak rekor tertinggi.

Bursa saham AS berakhir tertinggi sepanjang masa pada akhir perdagangan Kamis dinihari (26/01) setelah serangkaian perintah eksekutif dari Presiden Donald Trump mendorong sentimen bullish di Wall Street, sementara sektor keuangan mengungguli.  Indeks Dow Jones Industrial Average berhasil menembus level 20,000 pertama kali, naik 0,78 persen, menjadi ditutup pada 20,068.51, dengan kenaikan tertinggi saham Boeing. Indeks S & P 500 naik 0,80 persen, menjadi berakhir pada 2,298.37, dengan sektor keuangan memimpin delapan sektor yang lebih tinggi. Indeks Nasdaq naik 0,99 persen, menjadi ditutup pada 5,656.34.

Lihat : Bursa Wall Street Cetak Rekor Tertinggi; Dow Jones Tembus Level 20,000

Presiden Donald Trump membuka jalan untuk dua pipa yang kontroversial pada Selasa, sehingga memudahkan TransCanada untuk membangun pipa Keystone XL dan Transfer Energy Partners untuk membangun bagian akhir dari pipa Dakota Access.

Trump juga menandatangani perintah eksekutif imigrasi pada hari Rabu, termasuk salah satu keamanan perbatasan dan niat untuk membangun dinding di sepanjang perbatasa AS selatan, dan lainnya untuk memperkuat penegakan hukum imigrasi.

Dalam berita saham, Jepang Display melonjak 5,92 persen setelah mengatakan akan mulai menyediakan liquid crystal display (LCD) panel fleksibel untuk smartphone.

Sedangkan indeks Nikkei berjangka Jepang terpantau naik 230,00 poin atau 1,21 persen pada 19,300, naik dari penutupan perdagangan sebelumnya pada 19,070.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan indeks Nikkei untuk perdagangan selanjutnya berpotensi naik terdukung penguatan bursa Wall Street. Indeks Nikkei diperkirakan akan menembus kisaran Resistance 19,817-20,342, dan jika turun akan menembus kisaran Support 18,825-18,329.

Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center 
Editor: Asido Situmorang


Distribusi: Vibiznews

Speak Your Mind

*

*