Indeks Nikkei 23 Maret Dibuka Lemah, Saham Otomotif dan Keuangan Anjlok

Indeks Nikkei di Bursa Jepang pada awal perdagangan Kamis (23/03) dibuka lemah, saat ini terpantau turun tipis -10,94 poin atau -0,06 persen di 19.030,44.

Indeks Nikkei jatuh ke level terendah 1,5 bulan di perdagangan berombak pada Kamis pagi karena investor berhati-hati sebelum kesaksian di parlemen oleh kepala sekolah nasionalis Jepang terkait skandal politik negara itu.

Yasunori Kagoike akan muncul di hadapan komite anggaran rumah atas dan bawah untuk memberikan kesaksian tersumpah, kasus terbaru dalam krisis yang dapat menekan popularitas Perdana Menteri Shinzo Abe.

Pada awal perdagangan saham otomotif anjlok. Saham Toyota anjlok 4 persen, saham Honda anjlok -3,33 persen, saham Nissan merosot -2,11 persen, saham Mitsubishi merosot -2,45 persen.

Demikian juga saham keuangan merosot. Saham Mitsubishi UFJ Financial anjlok -4,67 persen, saham Softbank merosot -2,57 persen, saham Sumitomo Mitsui Financial Group merosot -2,67 persen.

Sedangkan indeks Nikkei berjangka Jepang terpantau stabil pada 18,910, sama dengan penutupan perdagangan sebelumnya.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan indeks Nikkei untuk perdagangan selanjutnya berpotensi lemah jika penguatn Yen terus berlanjut. Secara teknikal Indeks Nikkei akan bergerak dalam kisaran Support 18,446-17,921, dan kisaran Resistance 19,438-19,933.

Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center 
Editor: Asido Situmorang


Distribusi: Vibiznews

Speak Your Mind

*

*