IHSG Cetak Rekor Baru, Ini Rekomendasi 7 Saham

INILAHCOM, Jakarta – IHSG diperkirakan bergerak dengan support di 5.400 dan resisten di 5.450 dengan peluang mencatatkan level tertinggi baru. Inilah rekomendasi untuk tujuh saham.

IHSG pada perdagangan kemarin berhasil melanjutkan tren penguatannya. Indeks tutup di level tertinggi baru yakni di 5.417,314 atau menguat 14,037 poin (0,26%). “Ini merupakan penguatan untuk lima sesi perdagangan berturut-turut,” kata David Sutyanto, analis riset First Asia Capital kepada INILAHCOM, di Jakarta, Rabu (25/2/2015).

Penguatan ini, terutama ditopang arus dana asing yang masuk yang mencapai Rp421 miliar dalam bentuk pembelian bersih. Sepanjang tahun ini hingga kemarin asing telah mencatatkan pembelian bersih hingga Rp8,57 triliun.

Namun, menurut dia, derasnya arus dana asing yang masuk ke pasar saham tidak serta merta berdampak positif bagi pergerakan rupiah. “Sebaliknya, nilai tukar rupiah atas dolar AS cenderung melemah hingga menembus level 12.900 pada perdagangan kemarin,” ujarnaya.

Pelemahan rupiah yang sudah mendekati 13.000, lanjut dia, membuat risiko pergerakan harga saham sektoral semakin besar terutama saham-saham sektoral yang sensitif atas pergerakan nilai tukar seperti sektor manufaktur yang mengandalkan impor bahan baku atau yang memiliki utang valas yang besar.

Penguatan IHSG kemarin terutama ditopang aksi beli atas sejumlah saham unggulan seperti saham Bank Rakyat Indonesia, Astra International dan Perusahaan Gas Negara.

Dari sentimen eksternal, penguatan IHSG kemarin sejalan dengan tren pergerakan pasar saham Asia yang umumnya tutup di teritori positif mengantisipasi testimoni Janet Yellen di depan Kongres AS.

Sementara Wall Street tadi malam berhasil melanjutkan tren bullish. Indeks DJIA dan S&P masing-masing menguat 0,51% dan 0,28% tutup di 18.209,19 dan 2.115,48. “Pasar menyambut positif testimoni Janet Yellen di depan Senat AS yang mengindikasikan The Fed belum akan menaikkan tingkat bunganya dalam waktu dekat,” imbuh David.

Pada perdagangan Rabu (25/2/2015), IHSG diprediksi dia berpeluang melanjutkan tren penguatannya. “Akan tetapi, penguatan dibayangi aksi ambil untung menyusul pergerakan rupiah atas dolar AS yang cenderung melemah,” timpal dia.

Tren bullish pasar saham global dan besarnya arus dana asing yang masuk akan menjadi penopang pergerakan indeks. IHSG diperkirakan bergerak dengan support di 5.400 dan resisten di 5.450 berpeluang mencatatkan level tertinggi baru.

Secara teknikal, support pertama IHSG di angka 5.400 dan support kedua di angka 5.370. Di sisi lain, resisten pertama di angka 5.435 dan resisten kedua di posisi 5.450.

Di atas semua itu, dia menyodorkan beberapa saham pilihan sebagai bahan pertimbangan para pemodal. Saham-saham tersebut adalah:


Distribusi: Inilah.com – Pasarmodal

Speak Your Mind

*

*