IHSG 31 Oktober Ditutup Naik Terbantu Penguatan Rupiah

Pada penutupan perdagangan Senin sore (31/10), Indeks Harga Saham Gabungan berakhir naik 0,23 persen pada 5422,54. Sedangkan indeks LQ 45 berakhir naik tipis 0,07 persen pada 927,10. Penguatan IHSG terpicu penguatan mata uang Rupiah.

Sore ini mata uang Rupiah berakhir naik tipis. Pasangan kurs USDIDR melemah tipis 0,02 persen pada 13,048.

Sore ini terpantau 181 saham menguat dan 163 saham melemah. Transaksi saham terjadi sebanyak 16,21 miliar saham dengan nilai nominal Rp.6,58 triliun, dengan frekuensi sebanyak 304,796 kali.

Pada sore ini, IHSG terdukung oleh 6 sektor yang positif, dengan penguatan tertinggi sektor Pertambangan yang naik 1,15 persen.

Pada akhir perdagangan sore terjadi aksi profit taking investor asing, dengan dana asing yang keluar pasar modal mencapai net  Rp. 148,72 miliar.

Malam nanti akan dirilis data Personal Income dan Personal Spending September AS yang diindikasikan meningkat. Jika terealisir akan menguatkan bursa Wall Street.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya IHSG berpotensi menguat terbatas jika bursa Wall Street terealisir naik. Juga diharapkan terjadi aksi beli saham didukung optimisme ekonomi Indonesia. Secara teknikal IHSG akan bergerak dalam kisaran Support 5399-5376, dan kisaran Resistance 5432-5453.

Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang


Distribusi: Vibiznews

Speak Your Mind

*

*