Harga Minyak Sesi Asia Rebound Sedikit, Masih Berada dalam Pola Bearish

Harga Minyak Sesi Asia Rebound Sedikit, Masih Berada dalam Pola Bearish

Pada perdagangan elektronik di Asia hari ini harga minyak mentah jenis WTI berjangka tampak mengalami pergerakan di kisaran terendah dalam satu bulan belakangan (03/01). Harga minyak terjebak dalam pola bearish di tengah spekulasi bahwa Fed akan melanjutkan untuk mengurangi stimulus seiring dengan sinyal pemulihan pada ekonomi Amerika Serikat.

Harga minyak mentah sedikit berubah setelah anjlok sebesar 3 persen kemarin. Penurunan harian harga minyak mentah tersebut merupakan yang paling tajam sejak tanggal 7 November 2012. Kenaikan dollar AS menjadi salah satu penyebab dari penurunan harga komoditas ini.

Kemarin klaim pengangguran di Amerika Serikat turun dan aktivitas manufaktur di bulan Desember menunjukkan kembali terjadinya ekspansi.

Harga minyak mentah berjangka jenis WTI untuk kontrak pengiriman bulan Februari mengalami kenaikan sebesar 23 sen dan diperdagangkan pada posisi 95.67 dollar per barel. Pada akhir perdagangannya dini hari tadi harga minyak mentah ini ditutup turun sebesar 2.98 dollar di posisi 95.44 dollar per barel. Harga minyak mentah WTI minggu ini telah mengalami penurunan sebesar 4.7 persen, penurunan terbesar sejak bulan April lalu.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan harga minyak mentah berjangka Nymex pada perdagangan hari ini akan cenderung rebound terbatas. Penurunan tajam tadi malam berpotensi untuk mengangkat sedikit harga komoditas tersebut. Untuk hari ini harga minyak mentah diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 94.00 – 97.00 dollar per barel.

(ia/JA/vbn)                                                                                                                                 


(Sumber : http://vibiznews.com/feed/ )

Speak Your Mind

*

*