Harga Kopi Arabica Naik Terpicu Panen Kecil dan Penguatan Real Brazil; Mingguan Negatif

Harga kopi arabika ICE naik di akhir perdagangan Selasa dinihari (18/04), terpicu hasil panen kecil dan penguatan Real Brazil.

Importir kopi Wolthers Douque mengatakan dalam sebuah catatan Kamis, menjelang libur Jumat Agung, yang pada pantauan tanaman Brasil lebih dari 10 pertanian dan beberapa koperasi itu melihat banyak pohon di bawah haisl produksi dan bahwa banyak pemangkasan telah dilakukan.

Berdasarkan informasi dari produsen, angka untuk panen Brasil berikutnya diperkirakan sekitar 48-49.000.000 tas, menambahkan panen kecil ini menempatkan pasar dalam situasi yang sulit.

Pasar juga mendapat dukungan Rreal Brazil yang kuat terhadap dolar, meskipun volume yang sangat sederhana sebagai beberapa dealer sedang keluar untuk liburan, kata para pedagang. Pasangan kurs USDBRL melemah -1.40 persen pada 3.0991.

Harga kopi arabika berjangka di penutupan perdagangan dini hari tadi mengalami penguatan. Harga kopi arabika berjangka bulan Juni 2017 naik sebesar 2,25 dollar atau setara dengan 1,59 persen dan ditutup pada posisi 1.4350 dollar per pon.

Untuk minggu lalu harga kopi arabica ICE melemah -0,8 persen, sebagian besar terpicu penurunan ekspor Brazil dan aksi profit taking.

Malam nanti akan dirilis data kunci Non Farm Payrolls Maret AS yang diindikasikan menurun. Jika hasil ini terealisir berpotensi menekan dollar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa harga kopi arabica berjangka untuk perdagangan selanjutnya berpotensi melemah terbatas jika penguatan dollar AS terjadi. Harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk mengetes level Support di posisi 1,4000 dollar dan 1,3700 dollar. Sedangkan level Resistance yang akan dihadapi jika terjadi kenaikan ada pada posisi 1,4600 dollar dan 1,4900 dollar.

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang


Distribusi: Vibiznews

Speak Your Mind

*

*