Euro Perkasa Pasca Data Ekonomi Jerman Yang Loyo

shadow

Euro Bank NotesFinanceroll – Euro diperdagangkan menguat ke level tertinggi terhadap Dolar AS dan Yen pada Selasa malam, di tengah menurunnya indeks kepercayaan bisnis Jerman yang turun dalam bulan ini dan kekhawatiran dampak krisis di Irak dan Ukraina.

Pasangan mata uang, EUR/USD menguat tipis 0,13% di level 1.3620, naik dari level terendah di level 1,3598.

Pasangan mata uang ini cenderung untuk mencari dukungan terendah di level 1,3540, dengan resistance tertinggi di level 1,3630.

Sebuah data yang dirilis pada hari Selasa (24/6) menunjukan bahwa indeks sentimen bisnis Ifo Jerman mengalami penurunan di bulan Juni.

Menurut data yang dikumpulkan oleh Ifo, bahwa indeks sentiment bisnis Jerman telah menurun 109.7 dari 110.4 di bulan Mei. Analis telah memperkirakan indeks sentimen bisnis Jerman menjadi 110.3.

Ekuitas Eropa berada di bawah tekanan pada Senin setelah data menunjukkan bahwa indeks komposit zona euro layanan dan sektor manufaktur aktivitas turun ke posisi terendah enam bulan 52,8 pada bulan Juni dari 53,5 pada bulan Mei, menunjukkan bahwa pemulihan di wilayah tersebut bisa kehilangan momentum.

Pada hari Senin, National Association of Realtors mengatakan bahwa penjualan rumah AS yang ada naik 4,9% ke level tertinggi dalam tujuh bulan sebesar 4,89 juta unit pada bulan lalu dari 4,66 juta di bulan April. Para analis telah memperkirakan penjualan rumah yang ada naik 2,2% menjadi 4.730.000 unit pada bulan Mei.

Secara terpisah, kelompok riset pasar Markit mengatakan bahwa indeks manajer pembelian manufaktur AS naik ke tertinggi dalam empat tahun dari 57,5 ​​pada bulan ini dari pembacaan akhir dari 56,4 pada bulan Mei. Para analis telah memperkirakan indeks untuk memudahkan turun ke 56,1 di bulan Juni

Euro juga menguat terhadap yen, dengan EUR/JPY merayap naik 0,11% di level 138,81, dari level terendah di hari Senin di level 138.27.

Di tempat lain Selasa, euro menguat terhadap pound, dengan EUR/GBP menguat 0,31% di level 0,8014. -DT-


Distribusi: Financeroll Indonesia

Speak Your Mind

*

*