Dolar Rp 13.500, Gubernur BI: Rupiah Tertekan Seperti Negara Lain

Jakarta -Pergerakan dolar Amerika Serikat (AS) terus menguat, termasuk kepada rupiah, di mana dolar sudah menyentuh kisaran Rp 13.500. Namun pelemahan ini juga terjadi pada mata uang negara lain.

“Rupiah tertekan seperti negara lainnya, tapi dengan fluktuasi yang terkendali,” kata Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo usai rapat koordinasi dengan sejumlah menteri ekonomi di kantor BI, Jakarta, Selasa (4/8/2015).

Menteri yang hadir antara lain, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo, dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago.

Agus Marto mengatakan, dalam rakor tersebut pemerintah dan BI menyepakati, kondisi makro ekonomi Indonesia tetap terjaga.

Laju inflasi terkendali dalam sasaran 4% plus minus 1% di tahun ini. Defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) diperkirakan bakal turun di tingkat yang sehat. Kondisi perbankan, ujar Agus Marto, solid dan terjaga.

“Ini tidak terlepas dari pengendalian makro ekonomi yang bertumpu pada prinsip hati-hati dan koordinasi kuat,” kata Agus Marto. ‎

(dnl/ang)

Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


Distribusi: finance.detik

Speak Your Mind

*

*