Dolar AS Naik, APVA Bali Tak Terpengaruh

INILAHCOM, Denpasar – Ketua Asosiasi Pedagang Valuta Asing (APVA) Bali Ayu Astuti Dhama mengatakan tidak ada pengaruh signifikan terhadap penukaran mata uang rupiah. Itu, meskipun nilai dolar kini mencapai sekitar Rp 14.000.

“Harga nilai dolar naik, dan nilai rupiah menurun hingga kini tidak berpengaruh terhadap aktivitas pedagang valuta asing di Pulau Dewata,” jelas Ayu Astuti Dhama di Denpasar, Rabu (26/08/2015).

Ia mengatakan, meskipun nilai dolar naik, hingga sekarang belum ada masyarakat maupun wisatawan mancanegara yang ramai-ramai menukarkan dolarnya ke dalam bentuk rupiah. “Kami bersama seluruh anggota APVA ingin menjual pertukaran nilai dolar ke rupiah menggunakan split atau pembagian, yang awalnya hanya 30 persen menjadi 70 persen,” ujar dia.

“APVA hanya berperan untuk menjaga agar tidak ada intervensi pihak lain, sehingga nilai rupiah terhadap dolar berkembang secara normal,” imbuh dia.

Ia menjelaskan, ramainya penukaran uang dolar ke rupiah di Bali umumnya ramai pada saat musim liburan. Sedangkan hari-hari biasa penukaran mata uang itu umumnya sepi. “Bali sebagai daerah tujuan wisata utama di Indonesia aktivitas penukaran uang dolar terhadap rupiah sangat tergantung dari ramainya kunjungan turis ke daerah ini,” tutur dia. [tar]


Distribusi: Inilah.com – Pasarmodal

Speak Your Mind

*

*