Dolar AS Melemah Terhadap Sebagian Mata Uang Utama

INILAHCOM, New York – Kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama pada Selasa atau Rabu (25/02/2015) pagi WIB. Itu setelah Ketua Federal Reserve Janet Yellen dalam kesaksiannya di Kongres menyatakan bank sentral akan tetap bersabar dalam menaikkan suku bunganya.

Dalam penjelasan kebijakan moneter semi-tahunannya, Yellen mengulangi janji Fed untuk bersabar berarti kenaikan suku bunga tidak mungkin dilakukan pada setidaknya beberapa pertemuan kebijakan Fed berikutnya. Yellen mengatakan kepada Komite Perbankan Senat bahwa meskipun pembangunan ekonomi, terlalu banyak orang Amerika masih menganggur atau setengah menganggur, pertumbuhan upah masih lesu dan inflasi tetap di bawah target jangka panjang The Fed, 2 persen.

Greenback berada di bawah tekanan setelah komentar Yellen. Indeks dolar, yang melacak greenback terhadap enam mata uang lainnya, turun 0,12 persen menjadi 94,458 pada akhir perdagangan. Di sisi ekonomi, kepercayaan konsumen AS turun pada Februari, kata kelompok riset Conference Board yang berbasis di New York pada Selasa dalam sebuah laporannya. Indeks Keyakinan Konsumen The Conference Board tercatat 96,4 pada Februari, turun dari 103,8, Januari 2015.

Harga rumah AS tidak berubah banyak pada Desember 2014 lalu. Komposit 10-kota naik 4,3 persen tahun-ke-tahun, naik dari 4,2 persen, November 2014 lalu. Sementara Komposit 20-kota naik 4,5 persen tahun-ke-tahun, dibandingkan dengan 4,3 persen, November 2014 lalu, Komite Indeks S&P Dow Jones Indeces mengatakan Selasa (24/02/2015).

Akhir perdagangan di New York, euro naik menjadi US$1,1338 dari US$$1,1335 di sesi sebelumnya, dan pound Inggris datar pada US$1,5455. Dolar Australia naik menjadi US$0,7826 dolar dari US$0,7798 .

Dolar AS dibeli 118,93 yen Jepang, lebih tinggi dari 118,87 yen pada sesi sebelumnya. Greenback turun tipis menjadi 0,9501 franc Swiss dari 0,9506 franc Swiss, dan menurun menjadi 1,2508 dolar Kanada dari 1,2577 dolar Kanada. [tar]


Distribusi: Inilah.com – Pasarmodal

Speak Your Mind

*

*