Citigroup: Resesi Global Bisa Berlanjut

shadow

Financeroll – Citigroup membunyikan lonceng tanda bahaya bagi ekonomi dunia. Lewat analisis yang dipublikasikan, Rabu (9/9) lalu, Willem Buiter, Kepala Ekonom Citigroup menyatakan, terdapat 55% peluang resesi ekonomi pada tahun depan akan muncul karena gejolak di negara-negara emerging market, termasuk China.

Buiter menyebutkan, salah satu indikator keberlanjutan resesi adalah pertumbuhan ekonomi tiongkok yang diprediksi hanya berkisar 4%, dari target tahun ini sebesar 7%. Dikhawatirkan, hingga pertengahan tahun depan, ekonomi Tiongkok akan melambat lagi. Bagi negara maju, kesengsaraan Tiongkok dapat menjadi kabar buruk bagi mereka.

Sebab, berdasarkan data tahun 2013 saja, negara dengan penduduk terbesar di dunia tersebut telah menyumbang hingga 14,3% terhadap seluruh total transaksi perdagangan dunia. Kepemilikan Tiongkok atas aset berbentuk US treasury senilai $ 6 triliun, setiap saat juga bisa menjadi bumerang bagi pasar keuangan dunia.


Distribusi: Financeroll Indonesia

Speak Your Mind

*

*