Bursa Tokyo 30 November Berakhir Datar Menantikan Pertemuan OPEC

Di akhir perdagangan bursa saham Jepang Rabu (30/11), indeks Nikkei ditutup datar, naik tipis 1,44 poin, atau 0,01 persen, di 18.308,48. Pergerakan datar indeks Nikkei terpicu penantian pertemuan OPEC untuk membahas kesepakatan pemotongan produksi.

Harga minyak jatuh hampir 4 persen pada Selasa pada jam AS, di tengah ketidakpastian baru atas kesepakatan OPEC pada tingkat produksi, menteri dari kartel 14 negara dijadwalkan bertemu di Wina pada Rabu mengumumkan keputusan tentang pemotongan produksi yang diusulkan pada bulan September.

Selama jam Asia, Rabu, minyak mentah berjangka AS rebound 1,55 persen di $ 45,93. patokan global Brent naik 1,64 persen menjadi $ 47,14 per 03:06 HK / SIN. Harga pulih pada Rabu di Asia setelah kelompok industri AS, American Petroleum Institute, melaporkan penurunan persediaan minyak mentah minggu lalu dari 720.000 barel.

Saham energi lebih rendah, karena para pedagang tetap berhati-hati atas keputusan OPEC mendatang; Saham Fuji Oil selesai naik 0,42 persen setelah membalikkan kerugian awal hampir 0,30 persen, sementara Japan Petroleum turun 3,28 persen.

Analis memperingatkan kegagalan OPEC untuk mencapai kesepakatan untuk pengurangan produksi yang substansial bisa melihat harga minyak turun lebih lanjut.

Sedangkan untuk indeks Nikkei berjangka terpantau naik 60,00 poin atau 0,33 persen pada 18,440, naik dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya pada 18,380.

Dari informasi yang didapat dari berbagai sumber, dalam pertemuan yang sedang berlangsung terdapat 2 pernyataan yang hawkish bagi harga minyak mentah. Pertama dari Menteri Perminyakan Irak yang setuju dilakukan pemangkasan produksi sekalipun tidak menyebut berapa jumlah yang disepakati. Karena sebelumnya negara ini menolak untuk sepakat dengan OPEC untuk pangkas produksi.

Selain itu Menteri Perminyakan Arab Saudi menyatakan optimismenya akan pertemuan selama 2 hari ini akan membuat keputusan yang sangat penting bagi masa depan harga minyak mentah. Pejabat OPEC tersebut juga menyebutkan permintaan Iran untuk di kecualikan akan kesepakatan ini diterima.

Harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) naik 5,11 persen, pada $ 47,49 per barel. Sedangkan harga minyak mentah berjangka patokan internasional Brent diperdagangkan pada $ 48,82 per barel atau naik 5,39 persen.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks Nikkei akan bergerak positif dengan kenaikan harga minyak mentah. Secara teknikal Indeks Nikkei akan bergerak dalam kisaran Support 17,837-17,334, dan kisaran Resistance 18,842-19,359.

Doni/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

 


Distribusi: Vibiznews

Speak Your Mind

*

*