Bursa Shanghai Bergerak Melemah; Sektor Peternakan Terpukul

Hari ini bursa saham Shanghai tampak mengalami penurunan yang cukup signifikan (7/5). Bursa mengakhiri rally yang terjadi selama dua hari berturut-turut sebelumnya meskipun bank sentral Tiongkok atau PBOC meyakinkan para investor dalam laporan moneter kuartal pertamanya bahwa bank sentral akan melakukan berbagai langkah kebijakan untuk mempertahankan kebijakan yang memiliki dampak yang berkesinambungan dan memastikan bahwa likuiditas akan aman.

Hari ini bursa saham Shanghai tampak terseret melemah oleh sentiment negatif yang berkembang di Asia. Dini hari tadi bursa saham Wall Street ditutup dengan membukukan penurunan akibat anjloknya saham-saham di sektor teknologi.

Hari ini saham-saham yang terkait peternakan mengalami penurunan setelah pemerintah menyatakan akan kembali melakukan penurunan pasokan untuk mendorong harga daging menguat. Dakang Farming terpantau mengalami penurunan sebesar 1.4 persen. Shuanghui Development mengalami pelemahan sebesar 0.3 persen.

Saham China Railway Construction terpantau membukukan kenaikan sebesar 3 persen pada perdagangan pagi ini. Perusahaan dikabarkan telah menandatangani perjanjian senilai 13.1 miliar dollar untuk membangun rel kereta api di Nigeria.

Hari ini indeks benchmark di bursa saham Tiongkok tampak bergerak melemah. Indeks komposit Shanghai tampak mengalami penurunan signifikan sebesar 7.47 poin atau setara dengan 0.37 persen dan berada di level 2020.57.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan indeks benchmark di bursa saham Shanghai pada sesi perdagangan hari ini akan cenderung melanjutkan penurunannya. Untuk perdagangan hari ini indeks akan mengalami pergerakan pada kisaran 2000 – 2030 poin.

 

Ika Akbarwati/Senior Analyst Economic Research at Vibiz Research/VM/VBN
Editor: Jul Allens
Foto: Wikipedia


Distribusi: Vibiznews

Speak Your Mind

*

*