Bursa Saham Jepang Jatuh Terseret Harga Minyak

INILAHCOM, Tokyo – Saham-saham Jepang ditutup lebih rendah pada Rabu (9/12/2015), karena penurunan harga minyak memukul perusahaan-perusahaan komoditas, sementara yen yang lebih kuat juga menekan eksportir.

Sebuah keputusan oleh kartel OPEC pekan lalu tidak memangkas produksi minyak mentah memelopori kemerosotan harga ke tingkat yang tidak terlihat selama tujuh tahun, karena investor khawatir tentang kelebihan pasokan dan permintaan lemah di ekonomi global yang sedang kesulitan.

“Permintaan buruk menyeret komoditas turun di seluruh papan perdagangan. Laba perusahaan AS, negara berkembang dan mata uang mereka cenderung merasakan dampak dari ini,” Isao Kubo, seorang ahli strategi ekuitas di Nissay Asset Management, mengatakan kepada Bloomberg News.

“Sementara biaya sumber daya yang lebih rendah adalah nilai tambah bagi Jepang dalam jangka panjang, pada saat investor berfokus pada pergerakan negatif dan bercermin pada luar negeri.” Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo melemah 0,98 persen, atau 191,53 poin, menjadi berakhir pada 19.301,07.

Indeks Topix dari seluruh saham papan utama berkurang 0,84 persen, atau 13,15 poin, menjadi ditutup pada 1.555,58.

Produsen baja JFE Holdings jatuh 2,95 persen menjadi 1.875 yen, sementara pembuat peralatan pertambangan Komatsu turun 0,95 persen pada 1.968,5 yen.

Tetapi sedikit kenaikan dalam harga minyak — sementara marjinal dibandingkan dengan kerugian lebih dari delapan persen sejak Jumat — membantu JX Holdings pulih 1,54 persen menjadi 505,9 yen dan perusahaan eksplorasi energi Inpex naik 0,42 persen menjadi 1.169,5 yen. Mereka telah mengalami penurunan tajam pada Selasa.

Yen menguat — negatif bagi profitabilitas eksportir Jepang — setelah data pertumbuhan ekonomi direvisi lebih baik dari perkiraan pada Selasa memperlemah ekspektasi untuk stimulus lebih besar oleh bank sentral Jepang (BoJ).

Dolar merosot menjadi 122,70 yen dari 122,97 yen pada Selasa di New York dan juga turun dari tingkat di atas 123 yen di Asia pada awal pekan ini.

Sony jatuh 1,65 persen menjadi 3.027 yen, sementara kelas berat pasar Fast Retailing, operator jaringan toko pakaian Uniqlo, turun 1,16 persen menjadi 46.610 yen. Namun, Toyota menguat, bertambah 0,69 persen menjadi 7.654 yen. [tar]


Distribusi: Inilah.com – Pasarmodal

Speak Your Mind

*

*