Bursa Saham Asia Beragam, Pasar Fokus Pada Pertemuan ECB

shadow

cina sahamFinanceroll – Bursa saham Asia diperdagangkan beraram pada hari Kamis karena para pelaku pasar menunggu pertemuan kebijakan moneter ECB di tengah spekulasi yang akan menurunkan suku bunga sebagai guna untuk meningkatkan tingkat inflasi yang rendah dan pertumbuhan ekonomi zona euro yang lamban.

Pada akhir perdagangan Asia, Indeks Hang Seng diperdagangkan merosot 0,09%, Indeks Shanghai Composite naik tipis 0,37%, Indeks S&P/ASX 200 ditutup turun 0,15%, sementara Indeks Nikkei Jepang 225 berakhir 0,08%.

Pada perdagangan indeks Asia yang beragam didorong oleh kenaikan indeks S&P 500 yang diperdagangkan naik sebagai indikasi bahwa pertumbuhan ekonomi AS mulai membaik.

Di Tokyo, indeks Nikkei diperdagangkan berayun antara keuntungan dan kerugian karena para pedagang terus memantau pergerakan di pasar mata uang. Dengan Yen  diperdagangkan melemah dari satu bulan rendah sesi sebelumnya sebesar 102,78 terhadap dolar AS, untuk diperdagangkan di level ¥102,44.

Saham Dai- ichi Life Insurance berakhir sedikit berubah setelah setuju untuk membeli rekan Perlindungan Hidup AS sebesar $57 miliar 00000000, akuisisi terbesar oleh perusahaan asuransi Jepang .

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 jatuh dalam dua pekan setelah data menunjukkan bahwa neraca perdagangan April negara itu jatuh ke dalam defisit sebesar $122 juta Aussie, dibandingkan dengan $300 juta Aussie, dengan AUD/USD menguat di level 92,87 dari penutupan 92,71 di sesi sebelumnya.

Sementara itu, saham di Tiongkok daratan dan Hong Kong berfluktuasi setelah data menunjukkan bahwa pertumbuhan di sektor jasa Tiongkok lebih kecil dari yang diharapkan bulan lalu.

HSBC PMI Jasa Tiongkok turun menjadi 50,7 dari 51,4 ​​pada bulan April. Data terbaru mengisyaratkan penurunan relatif besar dalam indeks ekspektasi bisnis, jatuh ke level terendah dalam 11 bulan dari 58,1 turun dari 60,7 pada bulan April, kata kepala ekonom HSBC China Qu Hongbin. -DT-


Distribusi: Financeroll Indonesia

Speak Your Mind

*

*