Bursa Hong Kong 30 November Berakhir Naik Terbantu Kinerja Saham Properti

Di akhir perdagangan bursa Hong Kong Rabu (30/11), indeks Hang Seng ditutup naik 52,70 poin, atau 0,23 persen pada 22789.77. Penguatan Indeks Hang Seng terdorong kenaikan bursa Wall Street dan kenaikan saham properti.

Bursa saham AS ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan Rabu dinihari (30/11), terdukung meningkatnya perkiraan pertumbuhan ekonomi AS kuartal ketiga. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 23,70 poin, atau 0,12 persen, menjadi ditutup pada 19,121.60. Indeks S & P 500 naik 2,94 poin, atau 0,13 persen, menjadi berakhir pada 2,204.66. Indeks Nasdaq menguat 11,11 poin, atau 0,21 persen, menjadi ditutup pada 5.379.

Lihat : Bursa Wall Street Naik Setelah Estimasi PDB Kuartal Ketiga AS Meningkat

Pada akhir perdagangan saham-saham properti menguat. Saham Cheung Kong Property Holdings Ltd naik 2,21 persen, saham Hang Lung Properties Ltd naik 1,51 persen, saham Sun Hung Kai Properties Ltd naik 1,10 persen.

Sedangkan untuk indeks Hang Seng berjangka terpantau naik 17,00 poin atau 0,07 persen pada 22,839, naik dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya pada 22,822.

Dari informasi yang didapat dari berbagai sumber, dalam pertemuan OPEC yang sedang berlangsung terdapat 2 pernyataan yang hawkish bagi harga minyak mentah. Pertama dari Menteri Perminyakan Irak yang setuju dilakukan pemangkasan produksi sekalipun tidak menyebut berapa jumlah yang disepakati. Karena sebelumnya negara ini menolak untuk sepakat dengan OPEC untuk pangkas produksi.

Selain itu Menteri Perminyakan Arab Saudi menyatakan optimismenya akan pertemuan selama 2 hari ini akan membuat keputusan yang sangat penting bagi masa depan harga minyak mentah. Pejabat OPEC tersebut juga menyebutkan permintaan Iran untuk di kecualikan akan kesepakatan ini diterima.

Harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) naik 5,11 persen, pada $ 47,49 per barel. Sedangkan harga minyak mentah berjangka patokan internasional Brent diperdagangkan pada $ 48,82 per barel atau naik 5,39 persen.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks Hang Seng berpotensi menguat dengan kenaikan harga minyak mentah dan penguatan bursa Wall Street. Secara teknikal Indeks Hang Seng akan bergerak dalam kisaran Support 22,274-21,789, dan kisaran Resistance 23,242-23,711.

Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center 
Editor: Asido Situmorang


Distribusi: Vibiznews

Speak Your Mind

*

*