Bursa Hong Kong 21 November Naik Tipis Terdorong Penguatan Bursa Tiongkok

Di akhir perdagangan bursa Hong Kong awal pekan Senin (21/11), indeks Hang Seng ditutup naik tipis 13,57 poin, atau 0,06 persen pada 22357.78. Kenaikan tipis Saham Hong Kong dibantu oleh kekuatan di pasar Tiongkok, tetapi keuntungan dibatasi oleh kekhawatiran bahwa kekuatan dolar AS dan naiknya imbal hasil obligasi AS bisa mempercepat arus keluar portofolio dari pasar negara berkembang.

Pasar Hong Kong sedang berjuang untuk bertahan setelah empat minggu berturut-turut menurun, di tengah kekhawatiran bahwa uang akan bergerak ke arah barat sebagai rencana Presiden AS terpilih Donald Trump untuk meningkatkan investasi infrastruktur yang diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi AS, mendorong kenaikan suku bunga dan mendorong inflasi.

Perusahaan daratan yang terdaftar di Hong Kong naik tajam pada Senin, dengan indeks pelacakan perusahaan tersebut naik paling dalam hampir dua minggu, dibantu oleh pasar Tiongkok yang naik ke tertinggi baru 10 bulan pada hari Senin.

Namun pada akhir perdagangan saham IT dan utilitas melemah.

Penyedia peralatan nirkabel Coolpad Group Ltd anjlok ke posisi terendah empat tahun, setelah perusahaan memperingatkan bahwa mereka akan membukukan sekitar HK $ 3 milyar ($ 386.800.000) kerugian tahun 2016.

Sedangkan untuk indeks Hang Seng berjangka terpantau naik 15,00 poin atau 0,07 persen pada 22,346, naik dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya pada 22,331.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks Hang Seng akan mencermati pergerakan bursa Wall Street, yang jika terealisir positif akan menguatkan indeks. Secara teknikal Indeks Hang Seng akan bergerak dalam kisaran Support 21,867-21,368, dan kisaran Resistance 22,820-23,320.

Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center 
Editor: Asido Situmorang


Distribusi: Vibiznews

Speak Your Mind

*

*