Bisnis Starbucks Sedang Melaju Akibat Turunnya Harga Kopi

Bisnis Starbucks Sedang Melaju Akibat Turunnya Harga Kopi

Laba kuartalan ritel kopi terkenal, Starbucks naik 25 persen karena terbantu oleh turunnya harga kopi dan kuatnya penjualan produk mereka di seluruh dunia. Perusahaan yang berbasis di Seattle ini mengatakan penjualan global mereka naik 5 persen. namun, raihan ini lebih lambat dibandingkan dengan kenaikan pada kuartal sebelumnya.

Starbucks melaporkan bahwa pertumbuhan bisnis naik lebih lambat selama tiga bulan terakhir tahun ini dan  lebih banyak konsumen yang lebih memilih untuk membeli produk mereka daripada menuju ke toko. Namun trend ini tidak akan memperngaruhi pertumbuhan penjualan ke depannya. Sebab laba dari Starbucks adalah sesuatu yang tidak dapat direplikasi secara online melalui bisnis kartu anggota yang sedang berkembang.

starbucks (ema)

Untuk kuartal terakhir tahun 2013 lalu lokasi negara tempat penjualan Starbucks yang mengalami kenaikan penjualan diantaranya adalah Amerika Serikat sebesar 5 persen dan China sebesar 8 persen. Untuk informasi, Starbucks saat ini memiliki sekitar 20.000 lokasi ritel di seluruh dunia.

Selama kuartal yang berakhir pada 29 Desember, Starbucks memperoleh laba USD 540,7 juta atau 71 sen per saham. Jumlah itu sudah lebih baik dari perkiraan analis yang mengatakan laba akan naik menjadi 69 sen per saham.

Setahun lalu, Starbucks memperoleh laba USD 432,2 juta atau 57 sen per saham . Pendapatan Starbucks diperkirakan naik menjadi USD 4,24 miliar pada kuaartal lalu atau lebih lemah dari perkiraan sebelumnya sebesar USD 4,3 miliar.

(ra/JA/vbn)

Pic: ema


(Sumber : http://vibiznews.com/feed/ )

Speak Your Mind

*

*