Bank Sentral Selandia Baru Pertahankan Tingkat Suku Bunga Sejak Tahun 2009

Bank Sentral Selandia Baru Pertahankan Tingkat Suku Bunga Sejak Tahun 2009

Bank Sentral Selandia Baru, Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) memutuskan untuk tidak merubah tingkat suku bunga acuan pada rekor rendah 2,5 persen. Tidak berubahnya tingkat inflasi ini ditujukan untuk memerangi tekanan inflasi dari sektor perumahan dan bangunan.

Reserve Bank of New Zealand meliohat ekspansi ekonomi Selandia Baru memiliki momentum yang cukup dimana harga komoditas ekspor Selandia Baru tetap sangat tinggi, terutama untuk produk susu.

Untuk sektor perumahan, keyakinan konsumen dan bisnis yang kuat dan peningkatan migrasi yang pesat selama tahun lalu telah menambah konsumsi dan permintaan perumahan. Kegiatan konstruksi sedang diperbanyak di kota Canterbury dan Auckland untuk mengatasi kekurangan perumahan. konsolidasi fiskal lanjutan sebagian akan mengimbangi kekuatan permintaan.

New Zealand Interest Rate

GDP Selandia Baru sendiri  tercatat tumbuh sebesar 3,5 persen pada tahun ini hingga September, dan pertumbuhan diperkirakan akan terus berlanjut di dengan tingkat yang tidak jauh berbeda selama tahun yang akan datang. Biaya konstruksi meningkat dan risiko kenaikan harga akan menimbulkan efek yang lebih luas dalam perekonomian.

Sementara harga ekspor pertanian diharapkan naik hingga tingkat tertinggi, permintaan ekspor secara keseluruhan harus memanfaatkan momentum meningkatkan pertumbuhan ekonomi global.

Namun demikian perbaikan dalam ekonomi utama tetap memerlukan akomodasi moneter yang luar biasa, dan masih ada ketidakpastian tentang waktu penarikan stimulus ini, terutama pada negara dengan ekonomi berkembang. Nilai tukar mata uang yang tinggi akan terus untuk meredam inflasi di sektor barang yang diperdagangkan, namun Bank tidak percaya dengan tingkat harga saat nilai tukar terus naik dalam jangka panjang.

Sementara itu, inflasi utama Selandia Baru masih bergerak lambat, inflasi tahunan Selandia Baru tercatat sebesar 1,6 persen pada tahun 2013. Ttekanan inflasi diperkirakan meningkat selama dua tahun ke depan. Terkait hal ini, ada kebutuhan untuk mengembalikan suku bunga ke tingkat yang lebih normal.

Reserve Bank of New Zealand melaporkan akan memulai penyesuaian suku bunga dalam waktu dekat untuk meningkatkan OCR yang diperlukan menjaga level inflasi di posisi rata-rata 2 persen. Skala dan kecepatan kenaikan OCR akan tergantung pada indikator ekonomi di masa depan.

(ra/JA/vbn)

Pic: 3news


(Sumber : http://vibiznews.com/feed/ )

Speak Your Mind

*

*