Bagaimana Aksi Goreng Saham di AS

INILAHCOM, New York – Menggoreng saham seperti hal yang menjadi masalah di setiap bursa termasuk di AS. Namun ada yang khas dalam setiap aksi menggoreng saham atau manipulasi pasar yaitu menyasar saham dengan volume terbatas.

Praktik manipulasi saham juga terjadi di bursa Wall Street. Saham dengan harga saham tinggi seperti Amazon dan Alphabet rentan terhadap manipulasi pasar atau menggoreng saham.

Dengan saham Amazon dan Alphabet yang melayang sekitar US$1000, ada banyak perdebatan tentang apakah saham harus dipecah nilai nominalnya. Hal ini setidaknya untuk kepentingan investor ritel yang mungkin ingin membeli dengan harga lebih rendah.

Namun, ada faktor penting lain yang perlu dipertimbangkan semua pihak. Harga saham yang tinggi bisa membiarkan pintu terbuka untuk manipulasi pasar.

Itu menurut Michael Friedman, General Counsel di perusahaan perdagangan elektronik Trillium. Friedman adalah seorang pengacara sekuritas dan perancang perangkat lunak yang menulis sebuah program perangkat lunak untuk mendeteksi manipulasi.

Menurut logika Friedman, itu hanya bermuara pada ukuran. Bila harga saham sangat tinggi, buku pesanan sangat tipis. Itu berarti hanya ada sedikit tawaran dan sangat sedikit tawaran yang menunggu untuk dieksekusi di pasar. Setiap perdagangan bisa membentur di kisaran  harga tertentu.

Fluktuasi lebih banyak berarti lebih banyak kesempatan untuk manipulasi. Contohnya meliputi layering dan spoofing, dengan pesanan buatan diajukan tapi dibatalkan sebelum eksekusi. Ini adalah cara bergeser karena harga pasar bergerak.

Banyak ahli lain juga menunjukkan stok yang diperdagangkan tipis sudah matang untuk masalah seperti itu. Ini tentang jumlah saham yang diperdagangkan, terlepas dari market cap.

Friedman mengatakan kepada cnbc.com, bursa beroperasi paling baik bila saham antara US$20 dan US$80 untuk pasar AS. Ini mengoptimalkan pesanan buku dan efisiensi di seluruh platform perdagangan lainnya. Karena harga saham hanya bisa bergerak 1 sen pada satu waktu. Friedman mengatakan harga saham ideal adalah harga yang memungkinkan jumlah saham yang wajar untuk diperdagangkan pada tingkat setiap sen.

Lebih dari 150 saham di Indeks S & P 500 ditutup pada hari Jumat dengan harga saham di atas US$100. Termasuk 15 saham di atas US$300.


Distribusi: Inilah.com – Pasarmodal

Speak Your Mind

*

*