Aussie Menguat Didukung Komentar Positif Gubernur RBA

Pada perdagangan hari ini mata uang dollar Australia tampak mengalami kenaikan lanjutan terhadap dollar Amerika Serikat (27/3). Mata uang yang lebih dikenal dengan nama aussie tersebut mengalami kenaikan setelah Gubernur bank sentral Australia atau RBA yaitu Glenn Stevens mengatakan ada tanda-tanda awal bahwa pertumbuhan ekonomi di Australia akan kembali berimbang.

Australia sebelumnya dilanda ketidakseimbangan pertumbuhan ekonomi di mana pertumbuhan di sektor property jauh melampaui pertumbuhan dan investasi di bidang pertambangan. Kondisi ini di satu sisi dapat menyebabkan gelembung di sektor property, juga menyebabkan turunnya kemampuan ekspor dari sektor pertambangan. Akan tetapi komentar Glenn Stevens tersebut memberikan keyakinan baru terhadap kondisi ekonomi di negara tersebut.

Hari ini aussie terpantau berada pada posisi 0.9239 dollar. Mata uang Australia tersebut mengalami kenaikan yang cukup signifikan dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan dini hari tadi yang berada di level 0.9224 dollar. Aussie kemarin sempat melejit hingga mencapai posisi 0.9247 dollar, posisi paling tinggi sejak tanggal 21 November 2013 yang lalu.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan mata uang dollar Australia pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami kenaikan lanjutan. Mata uang ini bakal mengalami pergerakan pada kisaran 0.9200 – 0.9280 dollar.

Ika Akbarwati/Senior Analyst Economic Research at Vibiz Research/VM/VBN                       

Editor: Jul Allens                                                                                                              

Foto: http://search.creativecommons.org/


Distribusi: Vibiznews

Speak Your Mind

*

*