Ancaman Trump ke Korsel Turunkan Bursa Saham Asia

INILAHCOM, Singapura – Investor yang terkejut dengan pernyataan Presiden AS, Donald Trump tentang pakta perdagangan bebas dengan Seoul telah memicu pelemahan bursa saham Asia pada awal perdagangan Jumat (28/4/2017).

Indeks Kospi Korea Selatan, yang awalnya berwarna hijau, melemah 0,06 persen merespon ancaman Trump untuk mengakhiri sebuah perjanjian perdagangan dengan negara tersebut. Trump juga memperingatkan bahwa konflik dengan Korea Utara dimungkinkan bisa terjadi. Meskipun dia mengatakan bahwa dia lebih memilih resolusi damai.

Dollar / won diperdagangkan lebih rendah setelah ucapan Trump, dengan greenback mengambil 1.132 won. Sementara itu, saham Hyundai Motors turun ke perdagangan 2 persen lebih rendah. Peritel Korea juga terpukul, dengan Lotte Himart turun 2,3 persen dan E-mart turun sebesar 2,13 persen.

Sementara dari Jepang, Nikkei 225 beringsut turun 0,18 persen. Meskipun perdagangan sedikit lebih tinggi setelah rilis data ekonomi utama di awal hari. ASX 200 turun 0,19 persen pada awal perdagangan. Pelemahan didorong turun oleh sub-indeks material yang juga turun 1,02 persen.

Untuk pasar saham China seperti indeks  Shanghai Composite turun 0,27 persen tapi Shenzhen Composite menguat 0,111 persen. Namun indeks Hang Seng turun 0,23 persen.

Pemerintah Jepang melaporkan data tentang CPI bulan Maret telah meningkat sebesar 0,2 persen dari satu tahun yang lalu. Namun ini berada di bawah ekspektasi kenaikan 0,3 persen.

“(CPI Maret) tidak termasuk makanan dan energi segar, telah berubah negatif untuk pertama kalinya sejak 2013,” Kepala Ekonom Penasihat Makro Jepang Takuji Okubo seperti mengutip cnbc.com.

“Sementara data ekonomi nampaknya berjalan baik, ekspor nampaknya berjalan baik, tapi inflasi pasti tidak sesuai arah yang diinginkan Bank of Japan.”

Dolar / yen sedikit menguat untuk diperdagangkan pada 111,3 di awal sesi namun kemudian bergerak melemah. Indeks menuju 111,13. Greenback mengambil 109,68 yen pada awal pekan ini.

Dolar menguat terhadap mata uang lainnya menjadi 99.175. Level ini lebih tinggi dari pegangan 98 yang terlihat di awal pekan ini. Aussie menguat terhadap dolar di US$0,747, namun berada dalam tren penurunan umum untuk pekan ini.

Di sektor energi, minyak mentah AS diperdagangkan 0,51 persen lebih tinggi menjadi US$49,23 per barel. Sementara minyak mentah Brent naik 0,39 persen menuju US$51,64.


Distribusi: Inilah.com – Pasarmodal

Speak Your Mind

*

*